Kapten Tim, Parker: Ucapan Pertama dari Gerrard  

Oleh :
  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Pelatih Inggris, Stuart Pearce (kanan) berbicara kepada kapten timnas Inggris, Scott Parker  pada pertandingan persahabatan di Stadion Wembley, London (29/2). REUTERS/Eddie Keogh

    Pelatih Inggris, Stuart Pearce (kanan) berbicara kepada kapten timnas Inggris, Scott Parker pada pertandingan persahabatan di Stadion Wembley, London (29/2). REUTERS/Eddie Keogh

    Jakarta, Tempo. Scott Parker menerima ucapan selamat dari Steven Gerrard setelah dipilih menjadi kapten tim nasional Inggris oleh pelatih sementara, Stuart Pearce, dalam laga persahabatan melawan Belanda, Kamis dini hari 1 Maret 2012. “Saya mendapat ucapan selamat dari semua pemain. Stevei (Gerrard) merupakan salah satu pemain pertama yang memberi ucapan selamat,” kata Parker. “Dia bilang saya layak mendapatkannya dan dia akan mendukung saya. Dia benar-benar sangat senang atas hal tersebut."

    Ucapan Gerrad itu bagi Parker sungguh berarti. "Saya tidak mengharapkan sesuatu yang lebih dari Gerrard. Dia pemain hebat dan sangat profesional,” ujarnya.

    Terpilihnya Scott Parker menjadi kapten bisa dikatakan mengejutkan bagi publik sepak bola Inggris. Pasalnya tim Inggris masih diperkuat pemain senior lain seperti Steven Gerrard, Ashley Cole, dan Garreth Barry. Bahkan Gerrard merupakan kapten Inggris di Piala Dunia 2010 lalu. “Dia (Pearce) mengadakan pertemuan tim pada pukul 10.15 dan setelah pertemuan itu dia mengatakan saya akan menjadi kapten. Saat itulah pertama kali saya tahu,” ujar Parker. ”Saya hanya bisa bermimpi menjadi kapten Inggris saat masih kanak-kanak.”

    Tapi laga pertama Parker sebagai kapten harus ternoda dengan kekalahan 2-3 dari Belanda. Inggris yang tertinggal dua gol lebih dulu mampu menyamakan keadaan, tapi gol Arjen Robben di menit akhir pertandingan menghadirkan kekalahan bagi The Three Lions. “Itu pertandingan sulit karena melawan tim yang sangat bagus. Mereka finalis Piala Dunia (2010). Kami tahu seberapa bagusnya permainan mereka,” kata pemain berusia 31 tahun itu.

    Timnya, menurut Parker, harus mengambil sisi positif ketika mampu menyamakan kedudukan 2-2. "Kami juga sangat kecewa karena membiarkan lawan mencetak satu gol lagi di akhir pertandingan,” ujar mantan penggawa Chelsea itu. “Tapi kami semua menyadari ini bukan hanya keberanian dan komitmen untuk juara, kami harus memiliki nilai lebih. Saya rasa ini merupakan langkah bagus.”

    FIFA | ANTON WISHNU


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Setahun Pandemi Covid-19, Kelakar Luhut Binsar Pandjaitan hingga Mahfud Md

    Berikut rangkuman sejumlah pernyataan para pejabat perihal Covid-19. Publik menafsirkan deretan ucapan itu sebagai ungkapan yang menganggap enteng.