Enrique Ingin Derbi dengan 11 Pemain

Oleh :
  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Luis Enrique. AP/Fabrizio Giovannozzi

    Luis Enrique. AP/Fabrizio Giovannozzi

    TEMPO.CO, Roma – Pelatih AS Roma, Luis Enrique, berang dengan kekalahan 1-2 pasukannya dari Lazio dalam Derby della Capitale di Olimpico, Minggu (4/3). Ia mengeluhkan kartu merah yang didapat kiper Maarten Stekelenburg saat pertandingan baru berjalan 7 menit.

    “Akan menyenangkan untuk mengakhir sebuah derby dengan 11 pemain di lapangan. Saya tak tahu apa yang telah saya lakukan sehingga mengalami hal ini,” keluh Enrique.

    Dalam derby pertama 16 Oktober lalu I Giallorossi juga kalah 2-1 setelah mereka kehilangan Simon Kjaer yang diganjar kartu merah di menit ke-50.

    “Masih ada 12 pertandingan lagi untuk dimainkan, pekerjaan kami berlanjut hingga akhir musim ini.

    “Saya tak ingin berbicara tentang wasit sehingga saya tak akan membahas insiden tersebut,” kata Enrique.

    “Kartu merah itu didapat lantaran kesalahan yang seharusnya tak dilakukan, tapi tak mudah untuk berbicara tentang pertandingan ini. Setelah tujuh menit kita tertinggal satu gol dan kehilangan seorang pemain, tapi tim saya telah melakukan segalanya, berhasil menyamakan kedudukan dan bahkan berpeluang menang dalam beberapa kesempatan.

    “Saya melihat dukungan yang fantastis dari para fans yang sangat bersemangat untuk membantu tim ini. Saya tak tahu apa yang telah kami lakukan sehingga kami mengalami hal ini.

    “Saya benar-benar malu, karena kami telah menghabiskan waktu sepanjang pekan untuk mempersiapkan diri menghadapi pertandingan ini dan kemudian harus merombak segalanya setelah tujuh menit.

    “Jika kami kalah dengan 11 melawan 11, makan itu akan lebih mudah diterima, tapi dalam situasi ini segalanya menjadi sangat mengecewakan. Saya benar-benar berpikir bawah kami bisa memenangi pertandingan ini dengan melakukan yang terbaik, tapi semuanya hancur setelah tujuh menit.

    “Ini kali kedua hal ini terjadi dan saya tak tahu apa salah saya sehingga bernasib seperti ini.”

    FOOTBALL-ITALIA | A. RIJAL


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Kronologi KLB Partai Demokrat, dari Gerakan Politis hingga Laporan AHY

    Deli Serdang, KLB Partai Demokrat menetapkan Moeldoko sebagai ketua umum partai. Di Jakarta, AHY melapor ke Kemenhumkam. Dualisme partai terjadi.