Arsenal Vs Milan, Misi Sulit Balikkan Keadaan  

Oleh :
  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Pesepakbola Arsenal Tomas Rosicky (tengah) diapit dua pemain AC Milan dalam pertandingan Liga Champions di stadion Giuseppe Meazza, Milan, Italia, Rabu (15/2). REUTERS/Max Rossi

    Pesepakbola Arsenal Tomas Rosicky (tengah) diapit dua pemain AC Milan dalam pertandingan Liga Champions di stadion Giuseppe Meazza, Milan, Italia, Rabu (15/2). REUTERS/Max Rossi

    TEMPO.CO, London - Usai berhasil membalikkan keadaan saat menaklukkan Liverpool akhir pekan lalu, kini Arsenal mengumbar optimismenya jelang pertemuan kedua babak 16 besar Liga Champions melawan AC Milan di Emirates Stadium, Rabu dinihari 7 Maret 2012. The Gunners berharap mereka bisa mengulangi prestasi yang sama pada laga nanti.

    Arsenal optimis karena dalam dua pertandingan penting, termasuk melawan Liverpool, Arsenal sukses membalikkan keadaan. Saat tertingggal dua gol dari Spurs dua pekan lalu, Arsenal mampu bangkit dan mencetak lima gol sekaligus.

    Tapi defisit empat gol dari pertemuan pertama dianggap sulit banyak pihak. Terlebih menilik rekor sejarah Liga Champions. Hanya tiga tim yang bisa membalikkan keadaan setelah tertinggal empat gol di pertemuan pertama.

    Belum lagi ditambah sejarah pertemuan kedua kubu di London. Dalam dua pertemuan terakhirnya, Arsenal tak pernah mampu meraih kemenangan saat menjamu Rossoneri di kandangnya sendiri.

    Toh begitu, pelatih Arsenal, Arsene Wenger, menegaskan timnya ogah menyerah meski beberapa fakta itu tidak memihak timnya. “Tugas kami sekarang adalah membuat yang tidak mungkin menjadi mungkin pada Selasa nanti,” kata Wenger usai timnya berhasil menaklukkan Liverpool.

    Milan sendiri ogah terlena dengan keunggulan empat gol yang mereka pegang pada pertemuan pertama. Pelatih Milan, Massimiliano Allegri, menegaskan laga belum sepenuhnya usai. “Kita harus bermain dengan determinasi yang tinggi tanpa meremehkan lawan,” kata Allegri seperti dilansir Football-Italia.

    Hal senada juga disampaikan mesin gol mereka, Zlatan Ibrahimovic. Pemain asal Swedia itu mengingatkan rekan setimnya pada salah satu memori terburuk klub Italia itu di babak perempat final Liga Champions musim 2003/2003.

    Ketika itu Milan yang sudah menang 4-1 atas Deportivo La Coruna di pertemuan pertama gagal lolos. Soalnya Super Depor berhasil menang 4-0 di kandangnya sendiri pada pertemuan kedua. “Jadi kami tidak ingin menderita hal seperti itu lagi di Arsenal,” ujar Ibrahimovic kepada The Sun.

    Prakiraan susunan pemain:

    Arsenal (4-2-3-1) : Szczesny; Vermaelen, Koscielny, Sagna, Gibbs; Song, Coquelin ; Gervinho, Rosicky, Walcott; Van Persie.

    Milan (4-3-1-2): Abbiati; Mexes, Silva, Antonini, Abate; Emanuelson, Bommel, Nocerino; Shaarawy; Ibrahimovic, Robinho.

    GUARDIAN | FOOTBALL-ITALIA | UEFA | THE SUN | IRVAN SAPUTRA

    Berita terkait:
    Jordan Ragu Arsenal Bisa Balikkan Keadaan
    Lawan Milan, Wenger Minta Arsenal Fokus
    Milan Tak Remehkan Arsenal


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Cara Merawat Lidah Mertua, Tanaman Hias yang Sedang Digemari

    Saat ini banyak orang yang sedang hobi memelihara tanaman hias. Termasuk tanaman Lidah Mertua. Bagai cara merawatnya?