Persidafon Melumat PSMS Medan 4-1

Oleh :
  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Pemain depan Persidafon Dafonsoro, Ferinando Pahabol sedang mencoba merebut bola dari pemain belakang PSMS Medan, Ledi Utomo dalam laga lanjutan Indonesia Super League dalam musim kompetisi 2011-2012, di Stadion Barnabas Youwe, Sentani, Kabupaten Jayapura, Papua, Rabu (7/3). TEMPO/Cunding Levi

    Pemain depan Persidafon Dafonsoro, Ferinando Pahabol sedang mencoba merebut bola dari pemain belakang PSMS Medan, Ledi Utomo dalam laga lanjutan Indonesia Super League dalam musim kompetisi 2011-2012, di Stadion Barnabas Youwe, Sentani, Kabupaten Jayapura, Papua, Rabu (7/3). TEMPO/Cunding Levi

    TEMPO.CO, Jayapura - Ambisi Persidafon Dafonsoro untuk meraih tiga poin di kandang terealisasi. Persidafon menambah tiga poin setelah mengalahkan tamunya, PSMS Medan, dengan skor telak 4-1 dalam lanjutan Indonesia Super League (ISL) musim 2011/2012 di Stadion Barnabas Youwe, Sentani, Kabupaten Jayapura, Rabu sore, 7 Maret 2012.

    Kemenangan tim berjuluk ikan Gabus Sentani itu tak lepas dari sumbangan pemain mudanya, Ferinando Pahabol, yang menyumbang dua gol dalam laga itu.
    Bermain dalam cuaca yang cerah Persidafon langsung mengambil inisiatif penyerangan.

    Hasilnya, di menit ke-14 Ferinando Pahabol berhasil membawa Persidafon unggul 1-0 setelah mantan pemain Persipura U-21 itu mengecoh kiper PSMS Medan, Edi Kurnia. Gol ini melalui kerja sama dengan Rasmoyo dan Lukas Rumkabu.

    Unggul 1-0 tak membuat Persidafon mengendurkan serangannya. Berselang tiga menit berikutnya, tepat di menit ke-17, Alan Arthur berhasil menambah gol Persidafon menjadi 2-0.

    Gol kedua itu berkat assist dari Eric Bayemi. Namun di menit ke-33 Erik malah menyumbangkan gol ketiga bagi Persidafon. Skor 3-0 keunggulan sementara tuan rumah bertahan hingga turun minum. Memasuki babak kedua, tim tamu PSMS Medan mencoba memberi tekanan sejak awal pertandingan yang berujung gol bagi tim tamu.

    Tepat tiga menit laga babak kedua berjalan PSMS Medan mendapat hadiah penalti setelah salah satu pemain belakang Persidafon menyentuh bola dengan tangan. Luis Pena yang tampil sebagai algojo sukses menjalankan tugasnya. Gol balasan satu-satunya dari PSMS Medan tercipta di menit ke-50.

    Gol balasan itu membuat kedua tim terlihat meningkatkan serangannya. Beberapa kali Persidafon mengumbar ancaman di mulut gawang PSMS Medan. Apalagi masuknya Patrich Wanggai dan Edward Ivakdalam di babak kedua menambah daya dobrak Persidafon. Akhirnya di menit ke-72 Fernando Pahabol menutup keran gol Persidafon setelah melepaskan tendangan terarah dari luar kotak penalti dan mengubah papan skor menjadi 4-1. Skor 4-1 ini tak berubah hingga peluit panjang ditiup wasit Dodik Setia P sebagai tanda laga berakhir.

    Hasil ini membuat Persidafon mengumpulkan poin 18 dari 15 kali bertanding. Sementara PSMS Medan yang berada di urutan 10 harus rela posisinya digantikan Persidafon. Kemenangan itu disambut baik asisten pelatih Persidafon, Edy Sukamto. "Meski kami menang, tadi terlihat masih banyak celah kekurangan yang harus diperbaiki. Kami janji melakukan pembenahan, terutama lini yang dianggap kurang efektif," katanya usai laga, Rabu, 7 Maret 2012.

    Manajer PSMS Medan Benny Tomasoa yang menghadiri sesi jumpa pers dengan wartawan usai laga mengakui keunggulan tim tuan rumah Persidafon terhadap timnya. "Meski kami datang hanya dengan 14 pemain, karena akumulasi kartu dan cedera, itu bukan menjadikan alasan kami kalah. Tapi, memang lawan lebih unggul dari sisi permainan. Di babak pertama kami memang tertekan, tapi di babak kedua baru kami mulai bermain lepas," katanya.

    CUNDING LEVI

    Susunan Pemain Persidafon:

    25 Wilson Aleng
    27 Isaak Wanggai
    21 Fransisko Rumkabo
    29 Marcelo Cirely
    5 Cristian Warobay
    6 Eric Bayemi
    11 Nichel Nere
    18 Rasmoyo
    33 Lukas Rumkabo/Edward Ivakdalam
    16 Ferdinand Pahabol
    32 Alan Arthur

    PSMS Medan

    2 Edi Kurnia
    30 Novi Hendrawan
    4 Ledi Utomo
    32 Wawan Widiantoro
    29 Rahmad
    23 Ramadhan
    9 Luis Pena
    22 Alamsyah Nasution
    14 MHD. Antoni
    11 Zulkarnain
    19 Yosep Niko Malau


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Rekor Selama Setahun Bersama Covid-19

    Covid-19 telah bersarang di tanah air selama setahun. Sejumlah rekor dibuat oleh pandemi virus corona. Kabar baik datang dari vaksinasi.