Mourinho Akhirnya Bertahan di Madrid

Oleh :
  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Jose Mourinho. AP/Alberto Saiz

    Jose Mourinho. AP/Alberto Saiz

    TEMPO.CO, Madrid - Pelatih Real Madrid, Jose Mourinho menegaskan niatnya untuk memperpanjang masa kerjanya di Santiago Bernabeu. Pernyataannya itu sekaligus menepis rumor terkait kepindahannya musim depan. “Saya ingin menandatangani kontrak baru dengan Real Madrid,” kata Mourinho seperti dikutip Daily Mail, Sabtu 10 Maret 2012.

    Mourinho mengaku ingin mencatat sejarah di Madrid. “Real Madrid dan saya punya proyek yang sama, dan kami ingin melanjutkan itu,” ujar pelatih asal Portugal itu.

    Ia sendiri mengaku bahagia melatih Cristiano Ronaldo dan kawan-kawan. Karena itu tak ada alasan baginya untuk hengkang dari Los Blancos. “Menjadi bagian dari tim ini sangat luar biasa, dan pengalaman yang tidak terlupakan bagi seorang pelatih seperti saya,” kata pelatih berusia 49 tahun itu.

    Pelatih berjulukan Special One itu juga merasa didukung oleh berbagai elemen klub. “Saya rasa mereka percaya penuh kepada saya disini. Saya merasa didukung oenuh oleh direktur klub dan juga para supporter,” tuturnya.

    Mourinho sebelumnya memang dikabarkan bakal kembali ke Inggris, mengingat ia ketangkapan berada di London beberapa pekan lalu. Rumor semakin menguat ketika Andre Villas-Boas dipecat dari jabatannya sebagai pelatih Chelsea pekan lalu.

    Selain Chelsea, Mourinho juga diisukan bakal mengisisi posisi Harry Redknapp di Tottenham Hotspur, atau pun menggantikan Roberto Mancini di Manchester City. Kontrak Mourinho sejatinya baru akan habis pada Juni 2014 mendatang.

    IRVAN SAPUTRA

    Berita terkait:
    Mourinho Menguat Gantikan Villas-Boas
    Mourinho Tunggu Tawaran Tiga Klub Inggris
    Mourinho Kedapatan Berada di London
    Mourinho Ingin Kembali Latih Chelsea
    Kata Media Inggris, Mourinho Akan Hengkang
    Mourinho Berhasrat Kembali ke Inggris


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Revisi UU ITE Setelah Memakan Sejumlah Korban

    Presiden Jokowi membuka ruang untuk revisi Undang-Undang Informasi dan Transaksi Elektronik, disebut UU ITE. Aturan itu kerap memicu kontroversi.