Di Matteo Hanya Menatap ke Depan  

Oleh :
  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Roberto Di Matteo. AP/Tom Hevezi

    Roberto Di Matteo. AP/Tom Hevezi

    TEMPO.CO, London – Pelatih sementara Chelsea, Roberto Di Matteo, mengaku puas dengan hasil yang diraih pasukannya dalam laga Premier League di Stamford Bridge, Sabtu  10 Maret 2012, meski mereka hanya menang tipis 1-0 atas tim tamunya, Stoke City, yang hanya diperkuat 10 pemain sejak menit ke-25.

    Didier Drogba menjadi pahlawan dengan mencetak satu-satunya gol kemenangan The Blues yang merupakan golnya yang ke-100 di Premier League.

    "Saat bermain melawan Stoke, kami tahu akan sangat sulit membongkar pertahanan mereka karena mereka bertahan dengan baik. Mereka bertahan dengan banyak pemain dan bahkan setelah kehilangan seorang pemain, situasinya tak berubah banyak bagi mereka karena mereka masih punya dua lapis pertahanan dengan empat pemain dan bertahan jauh di belakang,” tutur Di Matteo.

    "Saya pikir hari ini akan menjadi pertarungan fisik melawan Stoke, seperti biasa, dan saya ingin memiliki tim yang kuat untuk memulai pertandingan ini.”

    Di Matteo yang menggantikan pelatih Andre Villas-Boas yang dipecat pada 4 Maret membuat debut impresif dengan mempersembahkan kemenangan 2-0 atas Birmingham City dalam laga ulang putaran kelima Piala FA Selasa lalu.

    Kini tim asuhan bekas gelandang itu kembali meraih kemenangan dalam laga pertamanya di Premier League. Hasil ini akan menjadi modal berharga bagi Chelsea untuk menghadapi leg kedua 16 besar Liga Champions lawan Napoli di Stamford Bridge, Rabu 14 Maret 2012.

    "Saya tak memikirkan pertandingan lawan Napoli. Hari ini sangat penting bagi kami untuk menang dan meraih ketiga poin,” kata Di Matteo.

    "Kami telah memenangi dua laga terakhir, mencetak tiga gol, membuat dua clean sheet, saya pikir kami telah meraih sejumlah kepercayaan diri."

    Di Matteo kemudian mengungkapkan rahasianya dalam meningkatkan kembali penampilan para pemainnya.

    "Itu hanya soal berbicara kepada para pemain secara individu dan membuat mereka menyadari bahwa kami harus melangkah maju dan berusaha meraih target kami dan membuatnya tetap sederhana. Itulah aspek terpenting dalam pandangan saya," katanya.

    "Saya menatap ke depan. Anda boleh membahas semua yang Anda inginkan tentang masa lalu kami. Tapi, saya hanya fokus untuk melangkah maju dan membuat tim ini memiliki pola pikir yang benar untuk memenangi laga berikutnya."

    SKYSPORTS | A. RIJAL


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Rekor Selama Setahun Bersama Covid-19

    Covid-19 telah bersarang di tanah air selama setahun. Sejumlah rekor dibuat oleh pandemi virus corona. Kabar baik datang dari vaksinasi.