Turun Minum, Persib Tertinggal Persela 0-1  

Oleh :
  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Suporter Persib alias Bobotoh. ANTARA/Agus Bebeng

    Suporter Persib alias Bobotoh. ANTARA/Agus Bebeng

    TEMPO.CO, Bandung - Persib Bandung sementara tertinggal 0-1 oleh tamunya, Persela Lamongan, dalam duel lanjutan Liga Super Indonesia 2011/2012 di Stadion Si Jalak Harupat, Kabupaten Bandung, Ahad malam, 11 Maret 2012. Gol pertama Laskar Joko Tingkir ini dilesakkan penyerang Mario Alejandro Costas, pada menit ke-42.

    Gol tampak terjadi tanpa diduga para pemain bertahan Maung Bandung. Awalnya, seorang gelandang Persela menyodorkan bola dari sisi kiri pertahanan tuan rumah kepada Costas yang berdiri bebas tanpa kawalan beberapa meter di luar garis depan kotak penalti.

    Tanpa buang waktu, saat itu juga Costas melepaskan tembakan tiba-tiba melambung ke arah gawang Persib. Kiper Maung Jendry Pitoy yang bergerak terlalu maju ke depan tak mampu lagi membendung bola lambung Costas. Tak ayal, bola masuk dan mendarat di pojok kanan gawang Maung Bandung. Persela sementara unggul 1-0 atas Persib Bandung.

    Maung bukannya tak punya peluang mencetak gol. Beberapa kali tendangan bebas Miljan Radovic dari luar kotak penalti, tusukan penyerang Sakyi Moses, serta tembakan gelandang Atep dan Ilham sempat mengancam gawang Persela Lamongan yang dikawal kiper Choirul Huda. Namun tak satupun yang terkonversi menjadi gol.

    Sepanjang babak pertama, wasit Adi Riyanto mengeluarkan dua kartu kuning. Kartu kuning pertama untuk stopper Persib Herman Abanda yang melanggar keras penyerang Persela Mario Costas. Sedangkan kartu kuning kedua untuk Costas yang menjatuhkan kapten Maung Maman Abdurahman. Pergantian pemain baru terjadi satu kali saat gelandang Persela Satoshi Otomo yang cedera paha digantikan Zaenal Arifin di menit2 awal babak pertama.

    Erick P. Hardi


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Satu Tahun Bersama Covid-19, Wabah yang Bermula dari Lantai Dansa

    Genap satu tahun Indonesia menghadapi pandemi Covid-19. Kasus pertama akibat virus corona, pertama kali diumumkan pada 2 Maret 2020.