Sriwijaya Benahi Lini Belakang  

Oleh :
  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Pelatih Sriwijaya FC, Kas Hartadi. TEMPO/Parliza Hendrawan

    Pelatih Sriwijaya FC, Kas Hartadi. TEMPO/Parliza Hendrawan

    TEMPO.CO, Palembang - Pelatih Sriwijaya Footbal Club Kas Hartadi akan memperbaiki barisan belakang saat menjamu Persiram Raja Ampat pada Sabtu besok.

    “Kami akan benahi lini belakang setelah berkaca pada pertandingan sebelumnya yang terlihat kendor,” kata Kas Hartadi, Jumat, 16 Maret 2012.

    Menurut Hartadi, anak asuhannya kerap lengah menangkal serangan balik musuh. Misalnya saat Sriwijaya FC menjamu Mitra Kukar pada 8 Maret lalu. Ketika itu, Sriwijaya gagal menang besar meskipun klub berjuluk laskar Wong Kito telah mengkoleksi dua gol di babak pertama. Selain itu, Mitra Kukar hanya hanya bermain dengan 10 orang.

    Mantan pemain tim nasional ini pula mengatakan timnya tidak ingin kejadian seperti saat kebobolan tiga gol oleh Mitra Kukar kembali terulang.

    Hendri Zainudin, Direktur Teknik dan SDM Sriwijaya FC, mengatakan timnya akan tampil lebih ngotot dan waspada saat menjamu Persiram Raja Ampat. "Bobol tiga gol saat melawan Mitra Kukar di kandang merupakan catatan terburuk kami," ujarnya

    Menurut Hendri, umpan-umpan silang dan lambung dari lawan langsung ke jantung pertahanan Sriwijaya FC tidak bisa ditangkal oleh kiper Ferry Rutunsulu dan kawan-kawan. “Kita lupakan saat bertemu Mitra Kukar, besok kita akan lebih baik," kata dia. Pemain andalan seperti Ferry Rutunsulu, Keith Kayambah Gumbs, dan Hilton Moreira akan dimainkan.

    Persiram Raja Ampat menghadapi pemuncak klasemen sementara LSI ini. Pelatih Persiram Bambang Nurdiansyah, mengatakan timnya sudah memahami titik lemah barisan laskar wong Kito. “Kami akan memanfaatkan kelemahan di lini belakang," kata Bambang. Dia juga menjanjikan akan ada permainan menarik yang akan dipertontonkan oleh Okto Maniani dan kawan-kawan.

    Persiram saat ini mengoleksi 10 poin dari 14 kali bertanding dan berada pada posisi bawah klasemen sementara Liga Super Indonesia. Pada pertandingan sebelumnya, Persiram ditahan imbang oleh tamunya, Persisam Samarinda, dengan skor 0-0 di Stadion Wombik, Sorong, Sabtu, 10 Maret lalu. Sementara itu, Sriwijaya FC kokoh berada di puncak klasemen LSI dengan torehan 33 poin hasil dari 10 kali menang 3 kali seri dan 3 kali kalah.

    PARLIZA HENDRAWAN



     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Waspadai Komplikasi Darah Akibat Covid-19

    Komplikasi darah juga dapat muncul pasca terinfeksi Covid-19. Lakukan pemeriksaan preventif, bahan ketiksa sudah sembuh.