Liverpool Takluk di Tangan QPR

Oleh :
  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Pesepakbola Liverpool Luis Suarez dalam pertandingan sepakbola Liga Premier Inggris melawan Tottenham Hotspur di Anfield, Liverpool, Inggris, Senin (6/2). REUTERS/Phil Noble

    Pesepakbola Liverpool Luis Suarez dalam pertandingan sepakbola Liga Premier Inggris melawan Tottenham Hotspur di Anfield, Liverpool, Inggris, Senin (6/2). REUTERS/Phil Noble

    TEMPO.CO, London - Liverpool dikalahkan tuan rumah Queens Park Rangers 2-3 pada lanjutan Liga Primer Inggris, Kamis 22 Maret 2012. Pasukan Kenny Dalglish gagal melanjutkan tren positif setelah pada pertandingan sebelumnya menaklukan Everton 3-0.

    Liverpool sempat unggul terlebih dahulu melalui sumbangan dua gol dari Sebastian Coates dan Dirk Kuyt. Namun keunggulan tersebut sirna setelah tuan rumah mampu membalikkan keadaan melalui Shaun Derry, Djibril Cisse, dan Jamie Mackie.

    Coates membuka keunggulan di menit ke-54 melalui sundulan. Sementara Kuyt membawa The Reds memperlebar jarak dengan tuan rumah pada menit ke-72. Namun hanya dalam tempo 20 menit Joe Barton dan kawan-kawan mampu mencetak tiga gol untuk membawa kemenangan bagi tuan rumah.

    Dengan kekalahan ini mereka gagal memangkas perbedaan angka dari Newcastle United, Chelsea dan Tottenham Hotspur. Steven Gerrard dan kawan-kawan yang berada di posisi ketujuh terpaut lima angka dari Newcastle, tujuh poin dari Chelsea dan 12 poin dari Spurs. Peluang mereka untuk merebut satu tiket ke Liga Champions pun semakin sulit.

    Queens Park Ranger: Kenny; Onuoha, Ferdinand, Traore, Young; Derry, Diakite, Taarabt, Barton (Mackie 90’); Zamora, Cisse (Buzsaky 88’).

    Cadangan: Wright-Philips, Bothroyd, Gabbidon, Cerny, Taiwo, Buzsaky, Mackie.

    Liverpool: Reina, Skrtel, Carragher, Enrique, Kelly (Coates 34’); Adam (Henderson 46’), Gerrard, Spearing, Downing, Kuyt; Suarez (Caroll 82’).

    Cadangan: Aurelio, Flanagan, Doni, Carroll, Shelvey, Henderson, Coates.

    SOCCERNET | SINGGIH SOARES TONCE


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Revisi UU ITE Setelah Memakan Sejumlah Korban

    Presiden Jokowi membuka ruang untuk revisi Undang-Undang Informasi dan Transaksi Elektronik, disebut UU ITE. Aturan itu kerap memicu kontroversi.