Gaya 'Comeback' Apik Tevez  

Oleh :
  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Carlos Tevez sedang menjaga bola dari pemain Chelsea Jose Bosingwa dan Ramires dalam pertandingan English Premier League di stadion Etihad, Manchester, England, (21-03), 2012. AP Photo/Jon Super

    Carlos Tevez sedang menjaga bola dari pemain Chelsea Jose Bosingwa dan Ramires dalam pertandingan English Premier League di stadion Etihad, Manchester, England, (21-03), 2012. AP Photo/Jon Super

    TEMPO.CO, Manchester - Carlos Tevez melakukan aksi comeback di Manchester City dengan apik. Pemain asal Argentina itu berandil besar dalam membawa The Citizens menaklukkan Chelsea dalam lanjutan Liga Primer Inggris di Etihad Stadium, Kamis dini hari, 22 Maret 2012.

    Masuk di menit ke-66 saat kondisi City tertinggal 0-1 dari Chelsea, Tevez langsung memberikan dampak positif dalam alur serangan tuan rumah. Hasilnya Manchester Biru bisa membalikkan keadaan dan menang 2-1.

    Gol kemenangan City yang dicetak Samir Nasri empat menit jelang bubaran tak lepas dari kontribusi Tevez. Pemain berusia 28 tahun itu menahan bola dengan membelakangi gawang, tapi dengan cerdik ia mengirim umpan ke dalam kotak penalti dengan kaki kanannya. Nasri yang berlari masuk ke arah kotak penalti pun tak mau membuang peluang itu dan sukses menaklukkan penjaga gawang Chelsea, Petr Cech.

    Pelatih City, Roberto Mancini, pun mengakui kemenangan timnya tak lepas dari aksi Tevez yang sebenarnya belum berada pada kondisi maksimal. “Dia tahu sepak bola, dan itu penting karena dia membuat assist yang luar biasa untuk Nasri,” kata Mancini seusai pertandingan.

    Ini jadi pertandingan pertama Tevez setelah tak pernah diturunkan Mancini sejak pertengahan September lalu. Setelah sempat jadi musuh nomor satu publik Eastland hampir selama lima bulan, kini Tevez mendadak jadi pahlawan. “Dia membuat umpan yang vital untuk Nasri, dan suporter menyukai itu,” ujar Mancini.

    Kini Mancini pun yakin Tevez bakal terus membuat kontribusi positif seperti ini. “Dia telah kembali sekarang dan dia sangat bahagia sama seperti pemain lain,” kata pelatih asal Italia itu.

    Tevez sejatinya hampir dijual City pada bursa transfer Januari lalu karena tiba-tiba memilih kabur ke kampung halamannya pada awal November setelah terlibat perselisihan dengan Mancini. Namun sejumlah klub pembidik seperti AC Milan dan Paris Saint-Germain batal memboyongnya karena banderol tinggi yang dipasang pihak City.

    Alhasil Tevez memilih untuk kembali ke Manchester pada awal Februari, dan mulai berlatih serta mengikuti pertandingan tim pengganti City, sebelum akhirnya ia kembali dimainkan pada laga kompetitif melawan Chelsea.

    GUARDIAN | MCFC.CO.UK | IRVAN SAPUTRA


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Korban Kasus Peretasan, dari Rocky Gerung hingga Pandu Riono

    Peretasan merupakan hal yang dilarang oleh UU ITE. Namun sejumlah tokoh sempat jadi korban kasus peretasan, seperti Rocky Gerung dan Pandu Riono.