PSMS Tolak Rekonsiliasi dengan PSSI  

Oleh :
  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • PSMS Medan

    PSMS Medan

    TEMPO.CO, Medan -- PSMS Medan menolak tawaran rekonsiliasi kedua yang dilakukan Persatuan Sepak Bola Indonesia (PSSI) dibawah Ketua Umum Djohar Arifin. Manajer PSMS, Benny Tomasoa, menilai tawaran rekonsiliasi kubu Djohar Arifin terlambat.

    "Mereka menawarkan rekonsiliasi setelah publik sepakbola memberi dukungan untuk klub-klub yang berlaga di Liga Super Indonesia (LSI). Djohar juga menawarkan rekonsiliasi setelah merasakan tekanan pemerintah kepada PSSI kubu Djohar. Kami menilai upaya Djohar untuk mengajak klub peserta LSI rujuk sebagai hal yang sia-sia," kata Benny, Ahad, 25 Maret 2012.

    Namun usulan rujuk, menurut Benny masih terbuka jika yang mengajak adalah La Nyalla Mattalitti, Ketua Umum PSSI versi Kongres Penyelamat Sepakbola Indonesia (KPSI). "Berbeda jika La Nyalla yang mengajak rujuk dengan kubu Djohar. Kalau yang menjagak rujuk La Nyalla, PSMS kemungkinan akan membuka diri untuk rekonsiliasi, " ujar Benny.

    Menurut Benny, PSMS sudah berulang kali mengingatkan Djohar sebelum kongres luar biasa yang diselenggarakan KPSI agar melakukan rujuk dengan klub LSI. Namun, menurut Benny, Djohar tak menanggapi itu. "Jadi, kalau ada tawaran dari Djohar untuk rujuk, itu karena dia dan pengurus PSSI di bawah kendali Djohar sedang galau, " kata Benny.

    SAHAT SIMATUPANG


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    4 Fakta Kasus Suap Pajak, KPK Bidik Pejabat Dirjen Pajak dan Konsultan

    KPK menetapkan pejabat Direktorat Jenderal atau Dirjen Pajak Kementerian Keuangan sebagai tersangka dalam kasus suap pajak. Konsultan juga dibidik.