MU Tak Hiraukan City

Oleh :
  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Rio Ferdinand. AP/Jon Super

    Rio Ferdinand. AP/Jon Super

    TEMPO.CO, Manchester - Pemain Manchester United Rio Ferdinand menegaskan bahwa saat ini timnya tak memikirkan tentang rival sekota Manchester City. Kedua tim bersaing ketat dalam perebutan geluar juara Liga Primer Inggris musim 2011/2012.

    Pertandingan Liga Primer Inggris menyisakan delapan pertandingan. Saat ini selisih poin United dengan City hanya tiga angka. Hal tersebut tak lepas dari hasil imbang City dengan Stoke City, serta kemenangan United atas Fulham pada Selasa 27 Maret 2012 di Stadion Old Trafford.

    “Kami tidak peduli apa yang terjadi dengan mereka (City), ini semua hanya tentang kami,” kata Ferdinand. “Jika kami tetap tenang dan memenangkan semua pertandingan maka kami akan sukses.”

    United mengejar gelar ke-20 pada musim ini. Namun posisi United masih rawan tergusur. Terlebih kedua tim akan bentrok pada 1 Mei mendatang. Ferdinand mengingatkan rekan-rekannya untuk menahan tekanan dalam persaingan tempat teratas.

    “Kami harus tahan terhadap tekanan, dan mempercayai satu sama lain,” ujar pemain belakang berusia 33 tahun ini. “Itulah cara untuk menjadi tim terbaik dan memenangi liga.”

    Pada tiga pertandingan ke depan, United akan menghadapi lawan yang di atas kertas mampu ditaklukkan. Setan Merah akan bentrok dengan Blackburn Rovers, Queens Park Rangers, dan Wigan Athletic. Setelah itu mereka akan menghadapi Aston Villa dan Everton sebelum melakoni derby Manchester.

    SKY SPORTS | ANTONIUS WISHNU

    Berita terpopuler:
    PSSI: Gantung Pengatur Skor Laga Timnas Vs Bahrain

    Timo Beberkan Kesalahan Pelatih Indonesia

    Lionel Messi Siap Main di Divisi Dua Prancis

    Real Madrid Cukur APOEL Tiga Gol Tanpa Balas

    Pemain Ini Punya Gol Lebih Banyak Ketimbang Messi


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Ada 17 Hari dalam Daftar Libur Nasional dan Sisa Cuti Bersama 2021

    SKB Tiga Menteri memangkas 7 hari cuti bersama 2021 menjadi 2 hari saja. Pemotongan itu dilakukan demi menahan lonjakan kasus Covid-19.