Seedorf Klaim Barcelona Punya Titik Lemah

Oleh :
  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Pemain AC Milan Clarence Seedorf. REUTERS/Stefano Rellandini.

    Pemain AC Milan Clarence Seedorf. REUTERS/Stefano Rellandini.

    TEMPO.CO, Milan - Gelandang veteran AC Milan, Clarence Seedorf, beranggapan timnya masih punya kesempatan besar untuk lolos dari perempat final Liga Champions. Menurut Seedorf, lawan Milan di perempat final, Barcelona pasti punya kelemahan yang bisa dieksploitasi timnya kala bertemu di Camp Nou pada 2 April 2012 mendatang.

    “Setiap tim punya titik lemahnya dan kami tentu bisa membawa pulang hasil imbang,” kata Seedorf seusai bermain imbang melawan Barcelona di San Siro, Kamis dinihari, 29 Maret 2012.

    Rossoneri memang punya keuntungan ketimbang Barcelona pada leg kedua nanti. Dengan hasil imbang tanpa gol pada pertemuan pertama, tim asuhan Massimiliano Allegri itu kini hanya butuh bermain seri 1-1 di Camp Nou untuk melaju ke semifinal. “Hasil ini membuat kami kemungkinan lolos dari perempat final,” kata pemain asal Belanda itu.

    Seedorf menuturkan bahwa timnya kemungkinan akan bermain bertahan untuk bisa lolos ke semifinal. “Tim Italia tahu bagaimana bermain bertahan,” kata pemain berusia 35 tahun itu.

    Namun bukan berarti Il Divaolo Rosso bakal meniru strategi Inter era Jose Mourinho yang menyingkirkan Barcelona di semifinal Liga Champions 2009/2010 lalu. Kala itu, Mourinho memilih bermain bertahan dan akhirnya lolos dengan skor agregat 3-2. “Apakah kami akan seperti Inter era Mourinho? Jangan lupa, Milan sampai ke sana lebih dahulu,” kata pemain kelahiran Suriname itu.

    FOOTBALL-ITALIA | IRVAN SAPUTRA

    Berita terpopuler:
    Lionel Messi Siap Main di Divisi Dua Prancis

    Pemain Ini Punya Gol Lebih Banyak Ketimbang Messi

    KONI Pusat Tak Akui PSSI Pimpinan La Nyalla

    Fakta Unik Seputar Laga Milan Vs Barcelona

    Drago Mamic Akhirnya Resmi Mundur dari Persib



     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Ada 17 Hari dalam Daftar Libur Nasional dan Sisa Cuti Bersama 2021

    SKB Tiga Menteri memangkas 7 hari cuti bersama 2021 menjadi 2 hari saja. Pemotongan itu dilakukan demi menahan lonjakan kasus Covid-19.