Balotelli, Wanita Penghibur, dan Tinju Mancini

Oleh :
  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Mario Balotelli. AP/Tim Hales

    Mario Balotelli. AP/Tim Hales

    TEMPO.CO, Manchester - Sulit menghapus penyerang Manchester City, Mario Balotelli, dari berita utama di Inggris. Kemarin, dia mengalami kecelakaan setelah Bentley Continental--sekitar Rp 2 miliar--nya menabrak mobil lain di pusat kota Manchester. Balotelli tidak terluka, bahkan sempat guyonan dengan saksi mata. Namun pengemudi lain--yang disebut pengurus klub sebagai pihak bersalah--harus dilarikan ke rumah sakit.

    Insiden ini hanya beberapa jam setelah The Sun mengabarkan Balotelli, 21 tahun, tidur dengan Jennifer Thompson. Nama perempuan 24 tahun ini melambung setelah melakukan hubungan badan dengan penyerang Manchester United, Wayne Rooney, dua tahun lalu. Saat itu, Coleen--istri Rooney--sedang mengandung dan Thompson mendapat bayaran setara Rp 18 juta. Pacar Balotelli, Raffaella Fico, 24, dikabarkan terguncang akibat berita itu.

    Di lapangan, penyerang kelahiran Palermo, Italia ini terus berulah. Saat membela Inter Milan, Januari 2009, pelatih Jose Mourinho mendepaknya dari tim utama karena tidak mengerahkan kemampuan maksimal dalam latihan. Pelatih Roberto Mancini membawanya ke City pada Agustus 2010. 

    Meski mereka pernah bekerja sama dan membawa Inter Milan juara Serie A musim 2007-2008, pemain keturunan Ghana ini kerap membuat pelatih uring-uringan. Pekan lalu, Balotelli adu mulut dengan rekannya, Aleksandar Kolarov, karena berkeras mengambil tendangan bebas. Si bengal membuat kesal Pasukan Bulan Biru dan 47 ribu fans City di Stadion Etihad.

    Mancini membela Kolarov dan berkata pada pemain berjuluk Super Mario tersebut, "Kalau saya sepuluh tahun lebih muda dan kita bermain bersama, saya akan memukul kepalamu setiap hari." Pelatih 47 tahun ini hanya mau berbicara dengannya dua hari sekali. "Jika ngobrol setiap hari, saya bakal membutuhkan psikolog," katanya.

    Menurutnya, Balotelli tersebut kesulitan berkonsentrasi sepanjang pertandingan. Pemain 1,88 meter itu juga selalu berpikiran buruk kepada orang lain. "Setiap dia melakukan sesuatu, jadi seperti berperang," kata Mancini. Pelatih asal Italia ini bekerja keras menutupi kekurangan itu, supaya si pemain dengan dengan kecepatan berlari dan tendangan akurat itu tidak kehilangan talentanya. Musim ini dia mencetak 15 gol dari 27 penampilan. "Dia bisa jadi satu penyerang terbaik di Eropa."

    Reuters | Daily Mail | Reza Maulana


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Kontroversi Perpres Investasi Miras

    Pemerintah terbitkan perpres investasi miras, singkat dan minuman keras. Beleid itu membuka investasi industri minuman beralkohol di sejumlah daerah.