Ferguson Bantah Young Tukang Diving

Oleh :
  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Pelatih Manchester United Sir Alex Ferguson. AP/Jon Super

    Pelatih Manchester United Sir Alex Ferguson. AP/Jon Super

    TEMPO.CO, Manchester - Manajer Manchester United Sir Alex Ferguson mengakui bahwa Ashley Young terlalu mudah terjatuh ketika berduel dengan lawan. Tapi Sir Alex menolak anggapan bahwa Young adalah pemain yang suka berpura-pura jatuh (diving).

    “Saya pikir, dalam satu atau dua minggu terakhir, dia mudah jatuh. Saya belum pernah melihat hal itu dalam dirinya. Ini bukan hal yang biasa baginya,” kata Ferguson. “Dia sangat mudah terjatuh, tapi itu adalah penalti.”

    Young menjadi sorotan dalam dua pertandingan terakhir MU. Pada pekan lalu, ia dituduh telah melakukan aksi diving ketika MU melawan QPR. MU mendapat hadiah penalti dan Shaun Derry yang melakukan kontak dengan Young harus diusir ke luar lapangan.

    Pemain berusia 26 tahun itu kembali menjadi pembawa ‘keberuntungan’ bagi MU ketika melawan Aston Villa di Stadion Old Trafford, Ahad lalu, 15 April 2012. Ketika pertandingan baru berusia enam menit, wasit Mark Hasley menghadiahi MU tendangan penalti.

    Hasley menilai Ciaran Clark telah melanggar Young. Dalam tayangan ulang, terlihat kaki kanan Young diganjar pemain bernomor punggung 21 itu.

    Manajer Aston Villa Alex McLeish menilai Young telah melakukan diving. Manajer asal Skotlandia ini pun menilai Clark tidak melakukan pelanggaran karena Young sendiri yang mengayunkan kakinya untuk mengenai Clark.

    “Sepertinya dia pemain yang suka diving. Ashley mengenai kakinya sendiri ke Clark. Dan Clark tidak bergerak sama sekali, dia justru mencoba menarik kakinya,” kata McLeish. “Beberapa orang mungkin setuju dengan saya. Saya pikir itu bukanlah penalti.”

    ESPNSTAR | ANTONIUS WISHNU


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Revisi UU ITE Setelah Memakan Sejumlah Korban

    Presiden Jokowi membuka ruang untuk revisi Undang-Undang Informasi dan Transaksi Elektronik, disebut UU ITE. Aturan itu kerap memicu kontroversi.