14 Klub SSB Beradu Kuat di Final Piala Danone

Oleh :
  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Brand Director Danone Aqua Febby Intan (2 kanan) dan VP Corporate Secretary Parmaningsih Hadinegoro (2 kiri), bersama (dari ki-ka) Ketua Umum PSSI Djohar Arifin Husin dan Pelatih Kepala Timo Scheunemann, berfoto bersama anak-anak pada drawing 14 tim peserta babak Final Nasional Aqua-DNC 2012, di Jakarta, Kamis (14/6). ANTARA/Audy Alwi

    Brand Director Danone Aqua Febby Intan (2 kanan) dan VP Corporate Secretary Parmaningsih Hadinegoro (2 kiri), bersama (dari ki-ka) Ketua Umum PSSI Djohar Arifin Husin dan Pelatih Kepala Timo Scheunemann, berfoto bersama anak-anak pada drawing 14 tim peserta babak Final Nasional Aqua-DNC 2012, di Jakarta, Kamis (14/6). ANTARA/Audy Alwi

    TEMPO.CO, Jakarta - Sebanyak 14 klub mewakili berbagai kota di Indonesia untuk beradu kuat di babak final nasional Danone Nations Cup di GOR Sumantri Brojonegoro, Kuningan, Jakarta, pada Sabtu-Ahad, 16-17 Juni 2012. Terpilihnya 14 klub tersebut sebagai hasil seleksi babak kualifikasi di 14 kota sejak 7 April lalu.

    Jawaranya akan mewakili Indonesia di final DNC pada 6-9 September di National Stadium Warsawa, Polandia. Mereka akan bersaing dengan 40 tim dari negara lainnya. Ketua Umum Persatuan Sepak Bola Seluruh Indonesia (PSSI) Djohar Arifin Husin mengaku senang karena event ini bisa mengembangkan kemampuan para pemain usia dini, khususnya di daerah.

    "PSSI sangat memperhatikan pembinaan sepak bola usia dini, sehingga setiap kejuaraan yang melibatkan anak-anak di bawah usia 12 tahun mendapat kontribusi yang besar," kata Djohar dalam rilis penyelenggara Danone Nations Cup yang diterima Tempo, Kamis, 14 Juni 2012.

    Ke-14 klub tersebut adalah Sekolah Sepak Bola (SSB) PSKG asal Padang, SSB Tumpaan Minahasa Selatan (Manado), SSB SKB Rajawali (Semarang), SSB Mabar Putra (Medan), SSB Junior 2000 (Banjarmasin), SSB Asiop Apacinti (Jakarta), SSB Panasonic (Makassar), SSB Emsyik (Jayapura), SSB Matra Utama (Yogyakarta), SSB Kranji Putra (Bandung), SSB Putra Muara Cunda (Aceh), SSB Putra Berlian (Malang), SSB Persikota Soccer Akademi (Tangerang), dan SSB Persebata Badung (Bali).

    "Dengan adanya pembinaan usia dini di setiap daerah, tentunya ke depan akan menghasilkan output yang baik, seperti munculnya pemain-pemain berkualitas yang kelak bisa masuk skuad timnas Indonesia ke depan," ujar Djohar.

    Pada tahun ke-10 penyelenggaraan DNC, diikuti 4.895 SSB dengan jumlah pemain sekitar 68.530 orang dari 14 kota di Indonesia. DNC merupakan festival akbar sepak bola anak usia 10-12 tahun yang terbesar di dunia. Bahkan FIFA sudah mengakui kejuaraan ini sebagai piala dunia untuk anak-anak. Dan diperkirakan sekitar 2,5 juta anak atau 20 ribu tim dari 40 negara ikut serta.

    Penyelenggara menunjuk pelatih kepala Timo Scheunemann untuk memberikan training camp sebanyak dua kali di daerah asal tim pemenang dan final camp di Malang. Timo juga akan mendamping tim anak-anak pemenang DNC 2012 saat bertanding di World Final DNC di Warsawa, Polandia.

    Brand Director Danone Febby Intan mengaku senang dan bangga melihat banyaknya semangat bertanding dari anak-anak Indonesia pada tahun ini. Dengan semangat ini, kata dia, DNC akan menjangkau lebih banyak provinsi. “Sehingga bisa memberikan kesempatan lebih besar bagi anak-anak untuk mewujudkan mimpi mereka menjadi bagian dari sebuah festival sepak bola terbesar bertaraf internasional," ujar Febby.

    ALI ANWAR


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Tarik Ulur Vaksin Nusantara Antara DPR dan BPOM

    Pada Rabu, 14 April 2020, sejumlah anggota DPR disuntik Vaksin Nusantara besutan mantan Menteri Kesehatan Terawan Agus Putranto