BEC Tero Batal Kontrak Titus Bonai

Oleh :
  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Titus Bonai. TEMPO/Subekti

    Titus Bonai. TEMPO/Subekti

    TEMPO.CO, Jakarta -- Klub Liga Premier Thailand, BEC Tero Sasana akhirnya resmi memutus kontrak penyerang muda asal Papua, Titus Bonai. Langkah itu diambil 'The Fire Dragon' (julukan BEC Tero) setelah Titus tidak kunjung kembali ke Thailand, sedangkan bursa tranfer di kompetisi Negeri Gajah Putih (julukan Thailand) sudah memasuki masa akhir.

    "Kami tidak bisa lagi menunggu Titus Bonai karena bursa transfer akan ditutup pada 5 Agustus nanti," ujar manajer umum BEC Tero, Robert Maurer, seperti dikutip dari GOAL Thailand.

    Titus Bonai sebelumnya kembali ke Indonesia dengan alasan mengurusi International Transfer Certificate (ITC), yang merupakan syarat mutlak untuk perpindahan pemain antarnegara. Namun beberapa hari di Indonesia, ITC yang diurus Tibo (sapaan akrab Titus Bonai) juga tidak kunjung terbit.

    Bahkan, beberapa hari lalu, penanggungjawab tim nasional, Bernhard Limbong justru 'bersyukur' karena Titus tidak jadi bermain di Thailand. Pasalnya, menurut Limbong, kontrak yang ditawarkan BEC berpotensi merugikan Titus di masa depan.

    Dengan dicoretnya Titus, BEC saat ini menyisakan satu slot kosong untuk pemain asing Asia. Dalam kabar transfer, BEC sendiri saat ini tertarik kepada pemain muda Malaysia asal klub Sabah FA, Rozaimi Rachman. Melalui Direkrut Golden Sport, Zulfikar Amizan Ahamed, yang menangani transfer tersebut, BEC telah melepaskan tawaran harga kepada Sekretaris Jenderal Sabah FA, Aljius Sipil. "Saya telah menghubungi Aljius terkait hal ini dan saya harap mereka dapat membuat keputusan dengan deadline hari ini," kata Zulfikar.

    "Ini adalah kesempatan terbaik Rozaimi, karena BEC sangat tertarik merekrutnya, mereka bahkan telah menawarinya sebuah kontrak tanpa mengujinya terlebih dahulu," Zulfikar menambahkan.

    Rozaimi Racham saat ini disebut sebagai pemain muda paling potensial di Malaysia dan baru berusia 19 tahun.

    ARIE FIRDAUS | GOAL

    Berita lain:
    Tibo Resmi Jadi Pemain BEC Tero Sasana
    Keluarga Tak Tahu Tibo Dicari-cari BEC Tero
    Tibo Emoh Komentari Tudingan Kabur BEC Tero
    Gabung Klub Thailand, Tibo Langgar Kontrak
    Gaji Tibo 5 Bulan Tak Dibayar


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    UMP 2020 Naik 8,51 Persen, Upah Minimum DKI Jakarta Tertinggi

    Kementerian Ketenagakerjaan mengumumkan kenaikan UMP 2020 sebesar 8,51 persen. Provinsi DKI Jakarta memiliki upah minimum provinsi tertinggi.