Gilardino Berharap Dipanggil Timnas Italia

Oleh :
  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Alberto Gilardino. AP Photo

    Alberto Gilardino. AP Photo

    TEMPO.CO, Jakarta - Pemain depan Bologna, Alberto Gilardino, melontarkan harapan untuk kembali berseragam tim nasional Italia. Terakhir kali dia tampil bersama "Gli Azzuri" dalam pertandingan melawan Republik Irlandia pada Juni 2011 lalu.

    Gilardino merasa memiliki peluang itu setelah tampil apik bersama Bologna. Ia sudah mencetak lima gol dalam lima pertandingan Seri A di musim ini. Sebelumnya, Gilardino tampil kurang mengesankan bersama Genoa, karena hanya mencetak empat gol dalam 14 pertandingan dalam 6 bulan. Kini dia berharap pelatih Italia Cesare Prandelli meliriknya kembali.

    “Saya terakhir kali mendapat panggilan dari Prandelli jauh sebelum Euro 2012,” tutur mantan pemain AC Milan dan Fiorentina ini. “Sekarang saya sudah berusia 30 tahun, tapi saya tidak akan menyerah untuk meraih mimpi saya di timnas Italia.”

    Pemain yang mengawali karier bersama Piacenza itu sudah 47 kali tampil dan mencetak 17 gol untuk Gli Azzurri. Gilardino juga merupakan anggota Italia kala menjuarai Piala Dunia 2006 lalu.

    Gilardino rupanya juga berharap bisa berkolaborasi dengan rekan setimnya, Alessandro Diamanti, di timnas. Diamanti sudah menjadi andalan Prandelli sejak melakoni debut pada 2010 lalu. Ia juga menjadi anggota skuad Italia untuk Euro 2012.

    “Pasti akan sangat menyenangkan bermain bersama rekan saya di Bologna, Alessandro Diamanti. Dia membuat hal-hal mudah untuk saya,” kata Gilardino.

    FOOTBALL-ITALIA | ANTONIUS WISHNU

    Berita terpopuler:
    Ronaldo Hattrick, Madrid Bungkam Ajax 4-1

    Penalti Balotelli Selamatkan City dari Kekalahan

    Van Nistelrooy: Ronaldo Selalu Ingin Sempurna

    Mourinho Bandingkan Istrinya dengan Sergio Ramos

    Peringkat Timnas Indonesia Terus Melorot


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Tommy Soeharto dan Prabowo, Dari Cendana Sampai ke Pemerintahan

    Tommy Soeharto menerima saat Prabowo Subianto masuk dalam pemerintahan. Sebelumnya, mereka berkoalisi menghadapi Jokowi - Ma'ruf dalam Pilpres 2019.