Kalah, Nilmaizar Tetap Puji Timnas AFF 2012  

Oleh :
  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Pelatih timnas Indonesia Nil Maizar (kiri) berbincang dengan Raphael Maitimo (kanan) usai latihan di lapangan Institut Penilaian Negara , Selangor, Malaysia, Selasa (27/11). ANTARA/Prasetyo Utomo

    Pelatih timnas Indonesia Nil Maizar (kiri) berbincang dengan Raphael Maitimo (kanan) usai latihan di lapangan Institut Penilaian Negara , Selangor, Malaysia, Selasa (27/11). ANTARA/Prasetyo Utomo

    TEMPO.CO, Jakarta - Pelatih kepala tim nasional Indonesia, Nilmaizar, tidak menyalahkan para pemain meski kalah 0-2 dari Malaysia di Stadion Nasional Bukit Jalil, Sabtu, 1 Desember 2012, malam. Dengan kekalahan itu, timnas gagal lolos, karena di pertandingan lain, Singapura menang 4-3 dari Laos.

    "Malam ini pemain menunjukkan spirit bagus, motivasi tinggi. Sayang peluang tidak bisa dikonversi jadi gol," kata Nilmaizar seusai pertandingan.

    Nilmaizar mengaku siap mempertanggungjawabkan kegagalan timnas. Ia mengaku belum memiliki rencana terkait tim sekarang. "Saya yang tanggung jawab, bukan A atau B," kata Nilmaizar.

    Dua gol Malaysia hanya dalam rentang tiga menit, Nil menilainya sebagai keberuntungan. Hal sama dikatakan kapten Elie Aiboy. "Gol Malaysia ada keberuntungan. Tapi gol itu mengubah keadaan. Indonesia harus banyak berbenah ke depan," ujar Elie.

    Pemain lain enggan berkomentar kepada media seusai pertandingan. Semua hanya berjalan tertunduk menuju bus. Hanya manajer tim, Habil Marati yang mengucapkan terimakasih, sambil melambaikan tangan ke arah wartawan.

    ARIE FIRDAUS

    Berita Terpopuler
    Malaysia Hina Indonesia, Wakapolri Nanan Berang 

    Andik Akan Dicium Artis Norwegia Bila Cetak Gol 

    Kata Irfan Bachdim, Ini Pemain Malaysia Berbahaya

    Video Malaysia Hina Indonesia Diduga Hanya Dubbing 

    Ultras Malaya, Gerbang Tempur Tim Malaysia

    Suporter Malaysia Hadang Pendukung Indonesia di Bukit Jalil  


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Operasi Ketupat 2021 Demi Menegakkan Larangan Mudik, Berlaku 6 Mei 2021

    Sekitar 166 ribu polisi diterjunkan dalam Operasi Ketupat 2021 untuk menegakkan larangan mudik. Mereka tersebar di lebih dari 300 titik.