Mahasiswa Korban Ultras Malaya Tak Bisa Kuliah  

Reporter

Editor

Rini Kustiani

Sejumlah suporter Indonesia terlibat bentrokan dengan sejumlah orang yang diduga suporter Malaysia di depan stadion Bukit Jalil, Kuala Lumpur, Malaysia, (1/12). ANTARA/Prasetyo Utomo

TEMPO.CO, Kuala Lumpur - Hamzah Ali, mahasiswa asal Medan, Sumatera Utara, yang menjadi korban pengeroyokan suporter fanatik Malaysia, Ultras Malaya, pada Sabtu lalu, 1 Desember 2012, belum bisa berjalan dengan baik. Ditemui Tempo di kontrakannya di daerah Bangi, Selangor, Senin, 3 Desember 2012, Hamzah menceritakan kejadian yang menimpanya.

"Saya bersama tiga orang mahasiswa Universiti Kebangsaan Malaysia (UKM) berjalan menuju pintu ungu yang khusus untuk penonton Indonesia," kata Hamzah. "Karena saya laki-laki sendiri, saya berjalan paling belakang."

Ternyata, tak jauh dari tempat masuk yang dialokasikan untuk penonton Indonesia tersebut, terjadi pengeroyokan oleh Ultras Malaya terhadap rombongan Viking, yang membawa bendera ukuran besar dan berniat masuk ke stadion. "Rombongan Viking yang dikawal oleh polisi diserang puluhan lelaki berbadan tegap. Polisi yang mengawalnya tidak bereaksi," ujar Hamzah.

Setelah mengeroyok suporter Persib Bandung tersebut, gerombolan Ultras Malaya berpencar melarikan diri. "Saya tidak tahu kalau di antara mereka ada yang berlari ke belakang saya," ujar Hamzah. Tiba-tiba ia terjatuh karena ditendang dari belakang.

Setelah melihat Hamzah terjatuh, beberapa orang dari Ultras Malaya, yang semula berlari berpencar, malah mendekati mahasiswa jurusan teknik tersebut. "Yang pertama menendang saya cuma dua orang, tapi setelah saya terjatuh, datang lagi kelompok yang membatu menginjak-injak saya," kata dia.

Akibat kejadian tersebut, Hamzah mengalami luka di tangan, kaki, belakang telinga, dan memar di pinggangnya. "Yang paling sakit di pinggang ini. Saya belum bisa masuk kuliah hari ini," ucapnya sembari menunjukkan memar di pinggang.

Atas kejadian tersebut, Hamzah sudah membuat laporan di kantor polisi Pudu. Baru saja melapor, polisi menyatakan laporan pengeroyokan seperti ini sulit diusut. Alasannya, menurut polisi, bisa saja pelakunya adalah orang Indonesia.

Padahal, lanjut Hamzah, ia ingat gerombolan yang memukulnya adalah orang-orang yang berdiri di pagar stadion dan mengomandoi Ultras Malaya menyanyikan yel-yel. "Entah mengapa polisi tetap ngotot kasus ini sulit diusut," ujarnya.

MASRUR (KUALA LUMPUR)

Berita terpopuler lainnya:
Indonesia Jadi Tuan Rumah Miss Universe

ITB Siap Kembalikan Uang Rp 10 Miliar ke Mahasiswa

Prancis Punya Masjid Gay Pertama

Jangan Pernah Lakukan Ini di Korea Selatan

Hashim Djojohadikusumo Jadi Pembina Partai Kristen






Benamkan Malaysia, Thailand ke Final AFF  

13 Desember 2012

Benamkan Malaysia, Thailand ke Final AFF  

Thailand unggul agregat gol 3-1.


Thailand Tahan Malaysia 1-1 di Semifinal Piala AFF

9 Desember 2012

Thailand Tahan Malaysia 1-1 di Semifinal Piala AFF

Hasil imbang 1-1 itu menguntungkan Thailand yang akan menjadi tuan rumah pada laga kedua.


Di Malaysia, Keok AFF 2012, Andik dan Kisruh PSSI

9 Desember 2012

Di Malaysia, Keok AFF 2012, Andik dan Kisruh PSSI

Para penggemar sepak bola Indonesia di Malaysia menengarai bahwa kekalahan Timnas di ajang AFF Suzuki 2012 tak lepas dari konflik pengurus PSSI.


Gagal di AFF, Kontrak Manajer Timnas Diputus

5 Desember 2012

Gagal di AFF, Kontrak Manajer Timnas Diputus

Habil Marati tak keberatan diputus kontraknya oleh PSSI daripada terus-terusan tekor.


Kata Marzuki Soal Kekalahan Timnas di AFF 2012  

1 Desember 2012

Kata Marzuki Soal Kekalahan Timnas di AFF 2012  

"Terus terang dengan naturalisasi pemain asing tanpa disiapkan dengan baik, kita tak akan memperoleh hasil maksimal dan memuaskan."


Pemain Timnas Piala AFF Jalan Tertunduk Menuju Bus

1 Desember 2012

Pemain Timnas Piala AFF Jalan Tertunduk Menuju Bus

Manajer tim, Habil Marati hanya mengucapkan terimakasih sembari melambaikan tangan ke arah wartawan.


Kalah, Nilmaizar Tetap Puji Timnas AFF 2012  

1 Desember 2012

Kalah, Nilmaizar Tetap Puji Timnas AFF 2012  

Dua gol Malaysia hanya dalam rentang tiga menit, Nil menilainya sebagai keberuntungan.


Takluk 2-0 dari Malaysia, Indonesia Kandas

1 Desember 2012

Takluk 2-0 dari Malaysia, Indonesia Kandas

Sempat menekan di awal laga, Indonesia harus kebobolan dua gol dalam tempo tiga menit.


Timnas Tertinggal, Tweeps Indonesia Berdoa  

1 Desember 2012

Timnas Tertinggal, Tweeps Indonesia Berdoa  

Indonesia masih berusaha mengejar ketinggalan dari Malaysia.


Malaysia Sementara Ungguli Indonesia 2-0

1 Desember 2012

Malaysia Sementara Ungguli Indonesia 2-0

Dua gol Malaysia berawal dari serangan yang dilakukan dari sektor kiri


pertahanan Indonesia.