Kisruh PSSI, Setiap Klub Liga Super Akan Disurati  

Oleh :
  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Ketua Umum PSSI versi KLB Ancol, La Nyalla Mattalitti (tengah) bersama Ketua PSSI Jabar Toni Apriliani (kanan), anggota Exco Roberto Roue (kiri) bergandeng tangan saat memimpin kongres PSSI di Ballroom Hotel Sultan, Jakarta, Senin (10/12). ANTARA/Yudhi Mahatma

    Ketua Umum PSSI versi KLB Ancol, La Nyalla Mattalitti (tengah) bersama Ketua PSSI Jabar Toni Apriliani (kanan), anggota Exco Roberto Roue (kiri) bergandeng tangan saat memimpin kongres PSSI di Ballroom Hotel Sultan, Jakarta, Senin (10/12). ANTARA/Yudhi Mahatma

    TEMPO.CO, Jakarta - Persatuan Sepak bola Seluruh Indonesia (PSSI) akan menyurati klub-klub Liga Super Indonesia (LSI), dan PT Liga Indonesia (LI), selaku operator LSI, pekan ini, terkait dengan rencana unifikasi liga. Rencana itu diutarakan Ketua Komite Kompetisi PSSI, Sihar Sitorus.

    "Intinya, kami ingin menanyakan keseriusan mereka untuk unifikasi dan berada di bawah kontrol federasi," kata Sihar Sitorus kepada Tempo, Kamis, 20 Desember 2012.

    Sihar mengatakan, tindakan itu diambil PSSI karena tenggat penyelesaian kekisruhan yang diberikan Federasi Sepak Bola Internasional (FIFA) kepada Indonesia sudah kian mendesak. FIFA memberi tenggat paling lambat 13 Februari 2013 untuk menyelesaikan semua masalah, termasuk penyatuan liga.

    "Makanya kami ingin memastikan. Kami akan undang mereka, tapi jika tidak mau terpaksa kami tinggal," kata Sihar lagi.

    Proses penyatuan sampai sejauh ini memang ibarat "jauh panggang dari api". Meski telah beberapa kali diadakan rapat untuk membahas penyatuan liga, PT LI dan PT Liga Prima Indonesia Sportindo, operator Liga Prima indonesia, kompetisi di bawah PSSI, masih belum sepakat. Imbasnya, pelepasan pemain Liga Super ke timnas pun masih belum terlaksana.

    Liga Super akan dimulai pada 5 Januari mendatang. Adapun Liga Prima rencananya akan dimulai pada 9 Februari 2013. Soal rencana beberapa regulasi baru yang akan diterapkan di kompetisi Liga Prima, Sihar pun buka suara. "Untuk deposit sepertinya akan sulit, karena mayoritas klub kesulitan finansial. Musim lalu saja mereka banyak tunggakan, apalagi harus membayar deposit," ujar Sihar.

    "Yang mungkin sepertinya pembatasan pengeluaran," Sihar menambahkan.

    ARIE FIRDAUS


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    6 Rumor yang Jadi Nyata pada Kelahiran GoTo, Hasil Merger Gojek dan Tokopedia

    Dua tahun setelah kabar angin soal merger Gojek dengan Tokopedia berhembus, akhirnya penggabungan dua perusahaan itu resmi dan lantas melahirkan GoTo.