Negosiasi Transfer Robinho Berjalan Alot

Oleh :
  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Robinho. REUTERS/Stefano Rellandini

    Robinho. REUTERS/Stefano Rellandini

    TEMPO.CO, Milan - AC Milan baru saja menjual Alexandre Pato ke Corinthians. Kini Rossoneri semakin meningkatkan negosiasi untuk menjual Robinho. Namun pihak Santos menegaskan masih keberatan dengan tingginya harga yang di patok Milan untuk striker tersebut.

    Wakil Presiden Milan Adriano Galliani melakukan pertemuan dengan para dewan direksi Santos pada Jumat malam. Meskipun Santos telah menawar hingga 7 juta euro atau sekitar Rp 88,12 miliar, Milan menganggap harga itu masih terlalu murah dari harga jual Robinho senilai 10 juta euro atau sekitar Rp 125,89 miliar.

    Presiden Santos Muricy Ramalho mengatakan bahwa harga tersebut masih tinggi. Namun dia juga memiliki pilihan dengan memasukkan nama pemain berusia 19 tahun Felipe Anderson ke dalam kesepakatan transfer. Selain itu Santos juga keberatan jika harus membayar gaji Robinho sama seperti saat ini.

    "Biaya transfer dan tuntutan gaji sangat mahal. Jika dia ingin bergabung denga Santos, dia harus melakukan sesuatu," kata Ramalho kepada Globoesporte.

    "Robinho ingin kembali dan dia hanya membantu kami sedikit. Mengingat adanya keinginan tersebut, kami berpegang pada optimisme kami. Negosiasi belum batal sepenuhnya, tetapi mereka sangat rumit," tambahnya.

    Striker asal Brasil itu sudah lama ingin meninggalkan Milan dan pulang ke tanah kelahirannya. Selain Santos, klub Brasil seperti Flamengo, Fluminense, dan Atletico Mineiro juga tertarik dengan pemain berusia 28 tahun tersebut.

    FOOTBALL-ITALIA | JOKO SEDAYU

    Terpopuler:
    Ferguson: Rooney Absen Lebih Lama Lagi

    Demba Ba Resmi Milik Chelsea
    Terry Berharap Chelsea Pensiunkan Nomor 8
    Mancini Tetap Beri Kesempatan buat Balotelli

    Ini Kata Mancini Setelah Bentrok dengan Balotelli


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Data yang Dikumpulkan Facebook Juga Melalui Instagram dan WhatsApp

    Meskipun sudah menjadi rahasia umum bahwa Facebook mengumpulkan data dari penggunanya, tidak banyak yang menyadari jenis data apa yang dikumpulkan.