PSM Makassar Butuh Satu Kiper Lagi  

Oleh :
  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Pelatih PSM Makassar Petar Segart. TEMPO/Iqbal Lubis

    Pelatih PSM Makassar Petar Segart. TEMPO/Iqbal Lubis

    TEMPO.CO, Makassar - Pelatih PSM Makassar, Petar Segrt, mengaku masih membutuhkan satu kiper untuk mengisi skuadnya di Indonesian Premier League (IPL) musim ini. Kiper tersebut akan mengisi kekosongan yang ditinggalkan Deny Sapriyanto alias Denyz, yang hengkang karena tak mencapai kesepakatan kontrak baru.

    "Kami baru punya tiga kiper dan memang masih butuh satu lagi. Belum ada kandidatnya," kata Petar, Senin, 14 Januari 2013.

    Saat ini, tiga kiper yang dipunyai PSM adalah Deny Marcel, Andi Muhammad Guntur, dan Fachrul Nurdin. Deny Marcel sedang mengikuti seleksi pemain tim nasional untuk kualifikasi Piala Asia 2015 sehingga hanya dua kiper yang tersisa, yaitu Guntur dan Fachrul. Dengan dua kiper itu, Petar khawatir akan pertahanan timnya. Sebab, pelatih berusia 46 tahun ini tidak tahu sampai kapan Deny berada di training centre timnas.

    Deny Marcel memang menjadi kiper utama pada musim lalu. Pemain bernomor punggung 1 ini tampil konsisten di hampir semua laga PSM di liga. Jika Deny tak dimainkan, Denyz adalah penggantinya. Guntur dinilai masih belum stabil di bawah mistar gawang, sedangkan Fachrul sangat minim pengalaman. “Kami tidak tahu kapan Deny bisa kembali ke skuad. Harus segera dicari solusi untuk hal ini," ujar pelatih berkebangsaan Kroasia ini.

    Meski diragukan, Fachrul dan Guntur mengaku akan memberikan penampilan maksimal jika nantinya dipercaya membela tim. Mereka merasa sudah punya cukup bekal selama berada di bawah asuhan Petar dan tim asistennya setahun belakangan ini. "Saya punya tekad untuk jadi kiper utama di sini," kata Guntur. "Kami akan bersaing secara sehat,” ucap Fachrul.

    Media Officer PSM, Andi Widya Syadzwina, mengatakan manajemen klub akan memanfaatkan waktu yang tersisa untuk menggelar seleksi penjaga gawang. Seleksi tersebut hanya akan dilakukan untuk pemain lokal. Selain keterbatasan waktu, faktor keuangan menjadi pertimbangan klub. "Kami mencari pemain murah, tentu dengan kualitas yang baik, karena kami tahu keuangan PSM belum stabil," ujarnya.

    Pengamat sepak bola, J.D. Bosco, menyarankan agar PSM merekrut kiper tangguh untuk musim ini. Sebab, menurut dia, percuma gelandang bagus dan pertahanan kokoh kalau kiper mudah kebobolan. "Hanya Deny yang kenyang pengalaman, sementara Guntur dan Fachrul masih terlalu muda," kata Bosco.

    AAN PRANATA


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Pemerintah Pangkas 5 Hari Cuti Bersama 2021 dari 7 Hari, Tersisa 2 Hari

    Pemerintah menyisakan 2 hari cuti bersama 2021 demi menekan lonjakan kasus Covid-19 yang biasa terjadi usai libur panjang.