Ujian Penyerang Timnas Lawan Semen Padang  

Oleh :
  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Tim Nasional Indonesia. ANTARA/Yudhi Mahatma

    Tim Nasional Indonesia. ANTARA/Yudhi Mahatma

    TEMPO.CO, Jakarta--Tim nasional Indonesia diagendakan melawan juara Liga Prima Indonesia musim kompetisi lalu, Semen Padang pada 24 Januari mendatang di Stadion Baharudin Siregar, Lubuk Pakam, Sumatera Utara. Uji coba itu merupakan bagian dari persiapan Andik Vermansah cs jelang kualifikasi Piala Asia 2015 melawan Irak di Doha, Qatar, 6 Februari 2013.

    "Itu uji coba terakhir sebelum berangkat ke Amman untuk ujicoba berikutnya melawan Yordania," kata Koordinator Timnas Indonesia, Bob Hippy, di Jakarta, Senin 21 Januari 2013. Uji coba melawan tim Yordania dimajukan satu hari, dari rencana semula 1 Februari menjadi 31 Januari 2013. Percepatan jadwal itu merupakan permintaan tim Yordania.

    Untuk uji coba melawan Semen Padang, akan jadi ujian bagi lini depan timnas. Pada laga sebelumnya, saat menjajal Pro Duta, Sabtu lalu, pertandingan berakhir imbang tanpa gol. "Tapi kami tidak fokus mengejar berapa gol yang harus dicetak. Hanya ingin penyerang bermain lebih baik," kata Bob.

    Menurut Bob, penyerang yang ada di pelatnas saat ini masih kurang berpengalaman karena masih berusia muda. Beberapa penyerang senior, seperti Irfan Bachdim dan Bambang Pamungkas, yang sebelumnya menjadi langganan timnas belum juga menghadiri pelatnas karena beragam alasan.

    "Kemampuan para pemain muda yang ada di pelatnas sekarang sebenarnya bagus, hanya kurang matang. Padahal di pertandingan melawan Irak nanti kami butuh yang berpengalaman dan mampu menahan bola sehingga para pemain belakang tidak keteteran ketika tiba-tiba lawan melancarkan serangan balik," kata Bob.

    Untuk melawan Yordania, timnas diagendakan berangkat ke Amman, pada 28 Januari mendatang. "Pertandingan melawan Yordania adalah simulasi sebenarnya sebelum melawan Irak. Nanti kami akan fokus bertahan dan mencuri kesempatan lewat serangan balik," kata Bob.

    Timnas sebenarnya juga mendapat tawaran ujicoba melawan tim Palestina di Yordania. Namun Bob belum bisa memastikan apakah hal ini akan dimanfaatkan. "Jadwalnya belum pasti, karena jika terlalu mepet dengan jadwal melawan Irak, bisa-bisa merugikan timnas," kata Bob. Timnas sempat dikalahkan Palestina 2-1 di babak semifinal Al-Nakbah awal 2012 lalu.

    Pada kualifikasi Piala Asia 2015, timnas tergabung bersama Irak, Cina, dan Arab Saudi. Untuk bisa berlaga secara otomatis di Australia pada 2015 nanti, timnas minimal harus berada di dua urutan teratas di klasemen akhir. Terakhir kali timnas bermain di Piala Asia saat menjadi tuan rumah pada 2007. Pada 2011 lalu, timnas gagal lolos karena gugur di babak kualifikasi.

    ARIE FIRDAUS


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Revisi UU ITE Setelah Memakan Sejumlah Korban

    Presiden Jokowi membuka ruang untuk revisi Undang-Undang Informasi dan Transaksi Elektronik, disebut UU ITE. Aturan itu kerap memicu kontroversi.