Madrid Akan Mati-matian Hancurkan MU

Oleh :
  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Jose Mourinho. (AP Photo/Andres Kudacki)

    Jose Mourinho. (AP Photo/Andres Kudacki)

    TEMPO.CO, Madrid - Pertandingan perdelapan final Liga Champions antara Real Madrid melawan Manchester United masih sekitar tiga pekan lagi, namun Jose Mourinho sudah mengumbar api peperangan. Pelatih Los Blancos itu bersumpah akan menghancurkan tim besutan Sir Alex Ferguson.

    Pelatih asal Portugal itu menyatakan timnya akan lebih fokus untuk menjuarai Liga Champions setelah mereka kini terpaut 15 poin dari pemuncak klasemen La Liga, Barcelona. Akibatnya, MU akan menjadi sasaran amukan Los Merengues yang gagal di kancah La Liga.

    "Sekarang gelar La Liga adalah mustahil. Selisih poin terlalu jauh. Kami harus fokus dengan kesempatan gelar lain seperti Copa del Rey dan Liga Champions," kata Mourinho.

    Untuk menjuarai gelar ajang tertinggi antar klub di Eropa itu Madrid harus terlebih dulu menyingkirkan MU. Mourinho mengakui wakil Inggris itu bukanlah perkara mudah. "MU kini lebih komplet. Pemain muda mereka kini semakin matang. Kami harus kerja keras untuk mengalahkannya," kata Mourinho.

    Pelatih yang pernah menjuarai Liga Champions saat menukangi Porto dan Inter Milan itu menambahkan Madrid harus fokus dalam setiap pertandingan dan pintar membagi konsentrasi dari setiap kompetisi. "Kami harus tetap tenang dan memaksimalkan dari setiap kesempatan," ucap pelatih berusia 49 tahun itu.

    Untuk menambah gairah para punggawa Madrid, tim asal ibu kota Spanyol itu akan memberikan bonus uang senilai 500 ribu euro atau sekitar Rp 6,41 miliar kepada setiap pemain. Bonus itu akan didapatkan Iker Casillas dan kawan-kawan jika mereka mempersembahkan mahkota Liga Champions musim ini ke Santiago Bernabeu.

    AS | FOOTBALL-ESPANA | THE SUN | JOKO SEDAYU

    Terpopuler:
    Irfan Raditya Kaget Dihukum PSSI

    Arema IPL Protes Sanksi Komisi Disiplin

    Sneijder Minta Saran Van Gaal dan Mourinho

    Pukul Persiba, Gresik United ke Posisi Dua Besar

    Roma Kehilangan De Rossi Selama Dua Pekan


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Revisi UU ITE Setelah Memakan Sejumlah Korban

    Presiden Jokowi membuka ruang untuk revisi Undang-Undang Informasi dan Transaksi Elektronik, disebut UU ITE. Aturan itu kerap memicu kontroversi.