Dicerca, De Gea Banjir Dukungan

Oleh :
  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • David De Gea. REUTERS/Fadi Al-Assaad

    David De Gea. REUTERS/Fadi Al-Assaad

    TEMPO.CO, Manchester - Kiper nomor satu Manchester United saat ini, David De Gea, mendapatkan banyak kritik setelah melakukan blunder saat timnya melawan Tottenham Hotspur di Liga Premier Inggris. Melihat anak asuhnya disudutkan, Sir Alex Ferguson marah dan mengatakan para pengkritik sebagai "idiot".

    Fergie--sapaan akrab Ferguson--menilai dalam pertandingan tersebut De Gea memang melakukan kesalahan. Namun, manajer berusia 71 tahun itu mengecam setiap orang yang mengkritik kiper asal Spanyol itu. "Saya tidak menyalahkan semuanya kepadanya. Anda telah mendengar ucapan dari beberapa orang idiot dalam pertandingan," kata Fergie.

    Lucunya, salah satu orang mengkritik penampilan De Gea pada pertandingan itu adalah mantan punggawa MU Gary Neville. Neville adalah salah anak emas Fergie yang juga pernah menjabat ban kapten di Old Trafford. Mantan bek Inggris itu mencibir blunder dari kiper berusia 22 tahun itu saat menjadi komentator di Sky.

    Selain mendapat dukungan dari Fergie, De Gea juga mendapat dukungan dari dua mantan penjaga gawang The Red Devils, Peter Schmeichel dan Roy Caroll. "Saya tidak setuju, Saya pikir jika De Gea tak bermain mungkin MU akan kalah 4-1. Dia banyak membuat penyelamatan," kata Schmeichel.

    Sementara itu, Caroll mengungkapkan dirinya sangat prihatin dengan banyaknya kritikan yang dialamatkan kepada De Gea. "Dia masih muda. Dia adalah kiper yang sangat bagus," ucap Caroll memuji.

    "Saya punya empat tahun di sana, tetapi saya juga banyak membuat kesalahan. Setelah Anda membuat kesalahan, orang akan selalu ingat itu. Jadi saya pikir sebagai kiper muda itu adalah cobaan yang sulit," Caroll menambahkan.

    SPORTSMOLE | MIRROR | CRUNCHSPORTS | JOKO SEDAYU



     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Jangan Unggah Sertifikat Vaksinasi Covid-19 ke Media Sosial

    Menkominfo Johnny G. Plate menjelaskan sejumlah bahaya bila penerima vaksin Sinovac mengunggah atau membagikan foto sertifikat vaksinasi Covid-19.