Mascherano: Bantai Osasuna Tidak Mudah

Oleh :
  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Wayne Rooney mengontrol bola saat dihadang oleh pemain Bracelona Javier Mascherano dan Carles Puyol dalam pertandingan persahabatan di Arena Ullevi di Goteborg, Swedia, 8-8, 2012. REUTERS/Bjorn Larsson Rosvall/Scanpix Sweden

    Wayne Rooney mengontrol bola saat dihadang oleh pemain Bracelona Javier Mascherano dan Carles Puyol dalam pertandingan persahabatan di Arena Ullevi di Goteborg, Swedia, 8-8, 2012. REUTERS/Bjorn Larsson Rosvall/Scanpix Sweden

    TEMPO.CO, Barcelona - Barcelona semakin kokoh di klasemen sementara La Liga musim ini setelah menghancurkan Osasuna 5-1 di Camp Nou. Namun, pemain serba bisa Blaugrana Javier Mascherano menganggap pertandingan itu tidaklah mudah.

    Sebelum melawan Osasuna, Barcelona menjalani leg kedua Copa del Rey melawan Malaga dengan skor 2-4 pada pertengahan pekan kemarin. Namun, Mascherano dan kawan-kawan tetap tampil perkasa saat melibas Los Rojillos.

    "Kami bermain setelah menjalani pertandingan sulit melawan Malaga. Itu tidak pernah mudah untuk memainkan pertandingan seperti malam ini (Minggu)," katanya Mascherano.

    Osasuna memang berhasil menyamakan kedudukan menjadi 1-1 saat Raoul Cedric Loe mencetak gol pada menit ke-24. Namun setelah itu gol demi gol terus menghujani gawang Osasuna yang dikawal oleh Andres Fernandez. "Pada menit-menit pertama itu jelas bahwa kami sedikit kelelahan, tetapi seiring waktu berlalu gol mulai tercipta," ungkap pemain berusia 28 tahun itu.

    Salah satu faktor yang membuat Barcelona mudah menghajar tamunya adalah dikartu merahnya bek Alejandro Arribas setelah mendapat kartu kuning kedua. Namun, mantan punggawa Liverpool itu menambahkan bahwa hal itu justru tidak terjadi saat melawan Osasuna.

    "Kartu merah? Jika Anda menemukan pemain lawan keluar lebih awal dalam pertandingan, itu berarti Anda bisa dengan mudah mengontrol pertandingan. Osasuna tidak bertahan. Mereka menunjukkan bisa menyulitkan kami dan mencetak gol ke gawang kami," ucap Mascherano.

    FOOTBALL-ESPANA | JOKO SEDAYU

    Terpopuler:
    Liverpool Kunjungi Indonesia 21 Juli

    Jenazah Miroslav Janu Dikremasi di Surabaya

    'MU Seharusnya Bisa Jebol Fulham 6-7 Gol'

    Mourinho Emoh Ikuti Jejak Guardiola

    Roma Kehilangan De Rossi Selama Dua Pekan


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Satu Tahun Bersama Covid-19, Wabah yang Bermula dari Lantai Dansa

    Genap satu tahun Indonesia menghadapi pandemi Covid-19. Kasus pertama akibat virus corona, pertama kali diumumkan pada 2 Maret 2020.