Balotelli Hengkang, Bekas Penyerang City Senang  

Oleh :
  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Mario Balotelli. Football365.com

    Mario Balotelli. Football365.com

    TEMPO.CO, Manchester - Kepergian Mario Balotelli ke AC Milan membuat manajer Manchester City, Roberto Mancini, sedih. Namun, mantan penyerang City, Joe Royle, justru senang dengan hengkangnya Balotelli. "Kepergian dia tidak akan menjadi sebuah kerugian," katanya, Rabu, 30 Januari 2013.

    Menurut Royle, City sudah membuat keputusan yang tepat. Sebab, selama 2,5 musim berseragam City, Balotelli lebih hebat dalam membuat masalah ketimbang merobek jala lawan. Jadi, kepergian striker tim nasional Italia keturunan Ghana itu tak akan mempengaruhi performa City.

    "Dia tidak banyak mencetak gol dan terlalu banyak pemberitaan di luar lapangan, dengan denda parkir, kembang api, dan kaus konyol," ucapnya. Selain itu, ia menambahkan, Balotelli adalah tipe pemain yang malas. "Saya tak pernah melihat pemain berjalan di atas lapangan seperti dia."

    Kehebatan Balotelli, Royle melanjutkan, cuma dalam hal mengeksekusi tendangan penalti. "Saya hanya mengingatnya sebagai algojo penalti yang bagus," ucap pria yang mengemas enam penampilan di timnas Inggris ini. "Terlepas dari itu, saya tidak memahami kehebohan yang terjadi."

    Pelatih timnas Italia, Cesare Prandelli, menyambut gembira keputusan Balotelli. Namun, Prandelli tetap memperingatkan Balotelli agar mengeluarkan segenap potensi yang dimiliki. "Sekarang bergantung kepada dia. Dia mempunyai segalanya untuk menunjukkan nilai yang sebenarnya," katanya.

    Balotelli bergabung ke Milan setelah City menerima tawaran sebesar 20 juta euro atau sekitar Rp 259,71 miliar, ditambah bonus. Pemain yang dijuluki Super Mario itu dikontrak selama 4,5 musim atau sampai 30 Juni 2017 mendatang. Ia adalah pemain kelima yang digaet Milan pada Januari ini.

    DAILY EXPRESS | SINGGIH SOARES TONCE


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    4 Fakta Kasus Suap Pajak, KPK Bidik Pejabat Dirjen Pajak dan Konsultan

    KPK menetapkan pejabat Direktorat Jenderal atau Dirjen Pajak Kementerian Keuangan sebagai tersangka dalam kasus suap pajak. Konsultan juga dibidik.