Latihan di Markas Rangers, Juventus Dihina  

Oleh :
  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Juventus. REUTERS/Giorgio Perottino

    Juventus. REUTERS/Giorgio Perottino

    TEMPO.CO, Glasgow - Juventus menggunakan fasilitas pelatihan Rangers saat bertandang ke Glasgow untuk menghadapi Celtic pada leg pertama babak 16 besar Liga Champions. Hal itu mendapat tanggapan miring dari pemain The Hoops, Kris Commons.

    Gelandang berusia 29 tahun itu mengejek Juventus karena Rangers adalah rival sekota Celtic. Commons mengatakan bahwa Bianconeri boleh menggunakan kebun di rumahnya jika diperlukan. "Juventus bisa berlatih di kebun belakang saya. Itu akan membuat perbedaan," katanya.

    Rangers saat ini berkutat di Divisi Tiga kompetisi sepak bola Skotlandia karena krisis keuangan dan dianggap bangkrut. Bahkan, Commons menyamakan level Juventus dengan klub dari Divisi Tiga Skotlandia karena berlatih di tempat Rangers. "Jika mereka melakukan persiapan di lapangan latihan klub Divisi Tiga, biarkan saja," ucap Commons.

    Commons juga mengatakan sebagai tim underdog justru membuat timnya tampil tanpa beban. Dia menambahkan, status tersebut justru akan menjadi senjata untuk menyingkirkan Juventus. "Di kompetisi ini kami adalah tim underdog. Kami ingin membuktikan bahwa kritik kepada kami adalah salah," katanya.

    "Tetapi kami adalah tim berbahaya untuk dilawan, terutama di Parkhead. Jika semua pemain top kami tampil baik dan pemain pengganti juga memberikan kontribusi bagus, Juventus akan mendapatkan malam yang sulit," Commons menambahkan.

    FOOTBALL-ITALIA | GOAL | JOKO SEDAYU

    Terpopuler:
    Ini Alasan Paul Pogba Hengkang dari MU

    Nigeria Juara Piala Afrika 2013

    Timnas Ingin Jamu Arab Saudi di Luar Jakarta

    Jonathan Pitroipa Pemain Terbaik Piala Afrika 2013

    PSSI Emoh Panggil Pemain Persipura


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Sel Dendritik dan Vaksin Nusantara Bisa Disuntik Berulang-ulang Seumur Hidup

    Ahli Patologi Klinik Universitas Sebelas Maret menjelaskan proses pembuatan vaksin dari sel dendritik. Namun, vaksin bisa diulang seumur hidup.