Lavezzi: PSG dan Valencia Sama Kuat

Oleh :
  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Ezequiel Lavezzi. REUTERS/Enrique Marcarian

    Ezequiel Lavezzi. REUTERS/Enrique Marcarian

    TEMPO.CO, Valencia - Penyerang Argentina Ezequiel Lavezzi menegaskan bahwa tidak ada yang favorit di antara Paris Saint-Germain dan Valencia. Kedua tim akan saling tikam pada leg pertama babak 16 besar Liga Champions di Stadion Mestalla, Rabu dini hari, 13 Februari 2013 WIB.

    Sejak dibeli konglomerat dari Uni Emirat Arab, PSG kini menjelma menjadi raksasa baru Eropa. Dilihat dari susunan pemain yang ada, klub ibu kota itu jelas jauh ada di atas Valencia. Namun, Lavezzi memperingatkan kepada rekan-rekan setimnya untuk tidak menganggap remeh calon lawannya.

    "Anda tidak boleh membuat kesalahan jika Anda ingin lanjut ke tahap berikutnya. Saya berpikir bahwa dalam sebuah laga seperti ini, tidak ada favorit. Jika Anda melakukan tindakan yang salah, makan Anda keluar," kata Lavezzi.

    Mantan penggawa Napoli itu menambahkan meskipun PSG memiliki pemain bintang seperti Zlatan Ibrahimovic dan pelatih berpengalaman Carlo Ancelotti, secara tim Valencia lebih berpengalaman di Liga Champions. "Valencia adalah tim yang bagus dan mereka memiliki pengalaman berkompetisi di Liga Champions," ucap penyerang berusia 27 tahun itu.

    "Kami tidak berpikir bahwa pertandingan ini akan berjalan dengan mudah. Kami tahu bahwa Valencia adalah tim penting dengan track record bagus di Liga Champions. Kami harus menghormati Valencia di lapangan dan kami akan melakukan segalanya untuk memenangkan pertandingan," Lavezzi menambahkan.

    FOOTBALL-ESPANA | JOKO SEDAYU

    Terpopuler:
    Jurgen Klopp Tolak Pinangan Chelsea

    Nigeria Jawara Benua Hitam

    Timnas Pelatnas di Surabaya atau Yogyakarta

    Chelsea Buru Darah Muda Cile

    Final Piala Afrika, Bintang Burkina Faso Bisa Main


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Jangan Unggah Sertifikat Vaksinasi Covid-19 ke Media Sosial

    Menkominfo Johnny G. Plate menjelaskan sejumlah bahaya bila penerima vaksin Sinovac mengunggah atau membagikan foto sertifikat vaksinasi Covid-19.