Menpora Panggil KPSI-PSSI, Malam Ini

Oleh :
  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Menteri Pemuda dan Olahraga Roy Suryo. TEMPO/Imam Sukamto

    Menteri Pemuda dan Olahraga Roy Suryo. TEMPO/Imam Sukamto

    TEMPO.CO, Jakarta - Menteri Pemuda dan Olahraga Roy Suryo akan memanggil Persatuan Sepak bola Seluruh Indonesia (PSSI) dan Komite Penyelematan Sepak bola Indonesia (KPSI) malam ini. Mereka dipanggil untuk menjelaskan soal surat Federasi Sepak Bola Internasional (FIFA), 13 Februari 2013 kemarin.

    "Bisa pukul 20.00 atau 21.00 WIB. Akan lebih fleksibel," kata Roy Suryo di Kementerian Pemuda dan Olahraga, Senin, 18 Februari 2013.

    Dalam kesempatan itu, kata Roy, ia akan membacakan surat FIFA beserta terjemahannya ke dalam bahasa Indonesia. "Itu dilakukan agar tidak ada perbedaan penafsiran antara kedua pihak. Ada terjemahan resmi dari ahli bahasa," ujar Roy lagi.

    Sekaligus pada kesempatan itu, kata Roy, ia akan menanyakan keseriusan PSSI dan KPSI untuk menjalankan empat kesepakatan, seperti yang diminta FIFA beberapa waktu lalu. "Saya penegasan saja, apa yang harus dilakukan," ujarnya lagi.

    Surat tertanggal 13 Februari lalu itu diklaim Roy sebagai wujud pengakuan FIFA kepada pemerintah untuk membantu penyelesaian kekisruhan sepak bola nasional. Roy pun mengaku semakin percaya diri dalam mengambil langkah yang akan ditempuh.

    Adapun penanggung jawab timnas, Bernhard Limbong, menilai surat tersebut sama sekali tidak menyebut bahwa FIFA telah mendelegasikan kewenangan kepada pemerintah untuk turut serta menyelesaikan masalah konflik sepak bola nasional.

    "Jangan terlalu berlebihan seperti itu," ujar Bernhard Limbong.

    ARIE FIRDAUS

    Terpopuler:
    PSSI Berbeda Penafsiran dengan Menpora Soal Surat FIFA

    Messi Siap Tambah Satu Rekor Lagi

    Sihar Ragukan Klaim Menpora

    Alba Puji Gol ke-300 Messi untuk Barcelona

    Laudrup: Liverpool Bisa Menang 10-0


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Jangan Unggah Sertifikat Vaksinasi Covid-19 ke Media Sosial

    Menkominfo Johnny G. Plate menjelaskan sejumlah bahaya bila penerima vaksin Sinovac mengunggah atau membagikan foto sertifikat vaksinasi Covid-19.