Allegri: AC Milan Masih Punya Kesempatan

Oleh :
  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Massimiliano Allegri. REUTERS/ Alexander Demianchuk

    Massimiliano Allegri. REUTERS/ Alexander Demianchuk

    TEMPO.CO, Milan - AC Milan akan menghadapi salah satu tim terkuat di dunia, Barcelona, di San Siro dalam babak 16 besar Liga Champions, Kamis 21 Februari 2013. Meski kalah kualiatas permainan, Massimiliano Allegri tetap yakin Milan masih memiliki peluang untuk ke perempat final.

    "Kami tidak akan menjadi domba korban dan pertandingan ini bakal dimulai dengan skor 0-0," tutur peramu strategi Milan ini di sela-sela konferensi pers, Selasa 18 Februari 2013. "Hal ini baru akan ditentukan pada apa yang terjadi di lapangan."

    Allegri menyadari Barcelona adalah tim terkuat di kolong langit. "Namun, dalam beberapa tahun terakhir ini, kami tidak terlalu buruk melawan mereka," ucapnya. Dalam lima pertemuan terakhir di Liga Champions, Milan baru menelan sekali kekalahan dari Barcelona.

    Allegri pun sudah mempunyai strategi untuk mengalahkan Barcelona. Milan, ujar Allegri, harus membatasi penguasaan bola Barcelona. "Jadi, mereka tidak memiliki keuntungan dari ketiga penyerangnya," katanya. "Mereka bisa memberi kami sedikit kesempatan di belakang."

    Allegri menambahkan, strategi ini baru akan berfungsi jika para pemainnya memiliki kepercayaan diri yang tinggi. "Kami harus memulai pertandingan ini dengan keyakinan bahwa kita bisa lolos," ucap pria berpaspor Italia ini. "Kami perlu menciptakan kondisi untuk lolos dari fase ini."

    FOOTBALL ITALIA | SINGGIH SOARES TONCE

    Baca Juga:
    ICW: Suswono Tinggal Menunggu Giliran
    Ruhut: Jangan Samakan Aku dengan Ulil
    Menteri Keuangan Buka-bukaan Kasus Hambalang
    PKS Keberatan Anak Hilmi Dicekal
    Meteor Rusia Lebih Besar dari Perkirakan Semula 


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Pemerintah Pangkas 5 Hari Cuti Bersama 2021 dari 7 Hari, Tersisa 2 Hari

    Pemerintah menyisakan 2 hari cuti bersama 2021 demi menekan lonjakan kasus Covid-19 yang biasa terjadi usai libur panjang.