Ferguson Ingin Jadi Direktur Manchester United  

Oleh :
  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Sir Alex Ferguson. (AP Photo/Jon Super)

    Sir Alex Ferguson. (AP Photo/Jon Super)

    TEMPO.CO, Jakarta - Manajer Sir Alex Ferguson mengungkapkan kesetiaannya bersama klub Manchester United. Kakek 71 tahun ini menegaskan ingin tetap di MU, meski nantinya sudah bukan manajer lagi.

    Fergusen sudah 26 tahun berada di kursi manajer MU. Selama itu pula dia telah membawa MU menjelma menjadi klub terbaik dunia, baik di dalam lapangan maupun di luar lapangan. Ferguson juga telah mendapatkan banyak penghargaan dalam kategori individual.

    Banyak yang memprediksi Ferguson akan segera pensiun dari dunia kepelatihan. Hal tersebut tak lepas dari faktor usia dan kesehatan. Akan tetapi, Ferguson membantah hal tersebut.

    “Tidak ada yang tahu kapan saya pensiun. Keputusan itu juga bukan dibuat karena dokter yang menyuruh saya untuk berhenti,” kata Ferguson kepada twentyfour7, Jumat, 1 Maret 2013.

    Ferguson memiliki kontrak hingga akhir musim 2012/2013 ini. Namun, manajemen belum menawarinya kontrak baru. Melihat niat Ferguson untuk terus melatih MU, manajemen tampaknya bakal segera memberinya kontrak baru.

    Meski begitu, Ferguson tak menutup mata. Dia sadar suatu hari nanti dirinya tidak akan menjadi manajer Setan Merah lagi. Jika itu terjadi, bukan berarti hubungan MU dan Ferguson bercerai. Manajer asal Skotlandia itu ingin tetap menjadi bagian klub peraih 19 gelar Liga Primer Inggris itu.

    “Mereka akan bertanya kepada saya (soal pensiun). Namun, saya pikir hal itu akan menjadi keputusan klub, bukan saya,” ujar Ferguson. “Tidak ada yang bisa menyingkirkan saya. Saya mungkin akan menjadi direktur klub.”

    THE SUN | ANTONIUS WISHNU

    Berita terpopuler:
    Roy Suryo: Pemecatan Sekjen PSSI Sah 

    Ancelotti Sanjung Beckham Setinggi Langit 

    Beckham Bahagia Jadi Pemain Inti PSG 

    Galliani: Fokus ke Seri A, Baru Barca!

    Ferdinand: Bale Belum Setara Messi-Ronaldo


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Satu Tahun Bersama Covid-19, Wabah yang Bermula dari Lantai Dansa

    Genap satu tahun Indonesia menghadapi pandemi Covid-19. Kasus pertama akibat virus corona, pertama kali diumumkan pada 2 Maret 2020.