Besok, Timnas BTN Mulai Berlatih dengan Blanco

Oleh :
  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Pemain Timnas Indonesia Novan Setya Sasongko menendang bola dalam penjagaan pemain Malaysia  Azammuddin Bin Mohd Akil dalam laga penyisihan grup B Piala AFF 2012 di stadion Bukit Jalil, Kuala Lumpur, Malaysia, (1/12). (AP Photo/Vincent Thian)

    Pemain Timnas Indonesia Novan Setya Sasongko menendang bola dalam penjagaan pemain Malaysia Azammuddin Bin Mohd Akil dalam laga penyisihan grup B Piala AFF 2012 di stadion Bukit Jalil, Kuala Lumpur, Malaysia, (1/12). (AP Photo/Vincent Thian)

    TEMPO.CO, Jakarta - Tim nasional (timnas) bentukan Badan Timnas Nasional (BTN) akan mulai berlatih di bawah asuhan Pelatih Kepala Luis Manuel Blanco besok. Jumlah pemain yang sedikit tidak menjadi alasan Blanco untuk menunda dimulainya latihan. "Berapa pun pemain yang hadir, saya akan memulai latihan," kata Blanco saat ditemui Tempo di Hotel Jusenny,Jakarta,  tempat menginap para pemain, Ahad, 3 Maret 2013.

    Saat ini, baru ada empat pemain yang bergabung dengan timnas, yaitu Husin J. Rahaningmas (Persemalra Tual), Anggi (Persires Bali Devata), dan Mario Aibekop (PSBS Biak), dan Oktavianus Maniani (Persipar Palangkaraya). Namun, kemarin Okto harus kembali ke Palangkaraya untuk membela timnya dalam laga melawan Perseman Manokwari hari ini. Mario mengatakan, Okto kemungkinan akan kembali ke Jakarta besok.

    Blanco bertutur, pekan lalu pemain-pemain itu masih menjalani latihan fisik dan teknik bersama asisten pelatih Gorge Di Gregorio dan pelatih fisik Marcos Connena di lapangan sepak bola Blok S, Jakarta, dekat hotel tempat pemain menginap. "Besok saya baru akan turun tangan langsung menangani mereka," kata Blanco. "Di sini sudah ada pelatih, asisten pelatih, pelatih fisik, dokter. Program latihannya pun sudah ada. Saya sudah siap."

    Blanco mengatakan, Ia mencontohkan pelatih timnas Argentina, Alejandro Sabella, yang tetap memulai latihan sekalipun baru 3 atau 4 orang yang bergabung. "Dia memulai latihan sembari menunggu pemain lain kembali dari liga-liga di Eropa," ujarnya. Blanco menyadari, timnas Indonesia tidak bisa disamakan dengan timnas Argentina yang sebagian besar pemainnya bermain di liga Eropa. Namun, ia akan berusaha maksimal dalam melatih mereka menghadapi Arab Saudi 23 Maret mendatang.

    Blanco berharap pemain timnas yang dipanggil berkumpul secepatnya. Ia menyadari waktu persiapan jelang laga melawan Arab sangat singkat. Untuk itu, ia akan berfokus untuk menumbuhkan mental pemenang di dalam diri anak asuhnya. "Psikologis. Kemauan mereka untuk meraih kemenangan. Itu yang penting," ujarnya.

    Sekalipun waktu persiapan singkat, Blanco tetap menargetkan tim asuhannya meraih kemenangan. "Apa pun yang terjadi, kami harus menang," kata dia. Untuk itu, Blanco akan menerapkan strategi menyerang pada laga melawan Arab Saudi mendatang. "Kami tidak takut menyerang."

    Blanco ingin timnya bekerja keras baik dalam persiapan maupun dalam laga nantinya. "Waktu latihan akan saya gandakan, untuk mengganti waktu yang sudah lewat selama ini," kata dia. Di lapangan nanti, Blanco menginginkan anak asuhnya memeras keringat dengan terus menyerang lawan. "Saya tidak ingin kita hanya bertahan, tapi kemudian kalah. Itu seperti tidak berbuat apa-apa. Kita harus berbuat sesuatu," ujarnya.

    Pemain timnas yang telah bergabung, Mario Aibekop, mengatakan ia dan teman-temannya tetap bersemangat sekalipun baru sedikit pemain yang bergabung. "Kami tetap rutin menjalani latihan, baik fisik maupun teknik," kata dia.

    Mario bertutur, setiap hari ia dan teman-temannya menjalani dua sesi latihan, yaitu sesi pagi, yang dimulai pada pukul 07.00 dan sesi sore, yang dimulai pada pukul 15.00. "Saya optimis kita bisa meraih poin melawan Arab Saudi nanti," kata dia.

    Indonesia akan bertanding melawan Arab Saudi pada 23 Maret mendatang dalam laga kualifikasi Piala Asia 2015. Indonesia telah kehilangan poin dalam laga perdana melawan Irak, 6 Februari lalu. Saat itu, tim asuhan Nilmaizar takluk 1-0 oleh Irak.

    Pertandingan melawan Arab Saudi adalah laga penting bagi timnas. Sebab, untuk dapat lolos kualifikasi, minimal timnas harus berada di peringkat kedua di klasemen akhir Grup C. Di Grup C ini, Indonesia berada bersama tim-tim kuat, yaitu Arab Saudi, Irak, dan Cina.

    GADI MAKITAN


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Ketentuan THR Ramadan 2021: Tidak Boleh Dicicil

    Menteri Ketenagakerjaan Ida Fauziyah telah mengeluarkan edaran THR Ramadan 2021 yang mewajibkan perusahaan membayarnya sesuai dengan undang-undang.