Utang Liverpool Membengkak

Oleh :
  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Stadion Anfield, Liverpool, Inggris. virtualtripping.com

    Stadion Anfield, Liverpool, Inggris. virtualtripping.com

    TEMPO.CO, Liverpool - Klub liga primer Inggris, Liverpool, kembali harus berjibaku dengan utang setelah laporan keuangan klub asal Inggris tersebut menunjukkan adanya peningkatan utang senilai 21,8 juta pound sterling. Total utang mereka mencapai 109 juta pound sterling.

    "Itu bukan sesuatu yang perlu dicemaskan," kata Direktur Manajer Ian Ayre. "Utang itu naik-turun, musiman. Kami memiliki uang untuk membayar dan masih ada pendapatan, seperti bisnis lainnya."

    Utang Liverpool membengkak lantaran mereka tak pernah lagi tampil di Liga Champions sejak 2010. The Reds—julukan Liverpool—bahkan gagal mencapai kualifikasi Liga Eropa pada musim 2011/12. Mereka hanya sukses di dua liga domestik, yakni Piala Liga dan Piala FA.

    Kegagalan tampil di panggung Eropa membuat pendapatan mereka turun drastis. Absen di Liga Champions, misalnya, membuat pendapatan The Reds berkurang hingga 14,3 juta pound dari hak siar televisi. Mereka juga merugi 40,5 juta pound sterling pada periode 1 Agustus 2011-31 Mei 2012.

    Kondisi keuangan klub makin memprihatinkan ketika mereka membuat proposal pembangunan stadion baru senilai 5 juta pound sterling. Padahal, seandainya proposal itu batal, mereka masih bisa mengeruk laba.

    REUTERS | GUARDIAN | DWI RIYANTO AGUSTIAR

     

    Berita terpopuler:
    Besok, Timnas BTN Mulai Berlatih dengan Blanco

    Hari Ini Timnas BTN Mulai Berlatih dengan Blanco

    Sergio Van Dijk Pemain Terbaik Persib Vs Persija 

    Senjata Rahasia Ferguson Hentikan Ronaldo 

    Roy Suryo Pastikan Gabung ISL- IPL di Piala Asia


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Waspadai Komplikasi Darah Akibat Covid-19

    Komplikasi darah juga dapat muncul pasca terinfeksi Covid-19. Lakukan pemeriksaan preventif, bahan ketiksa sudah sembuh.