Dortmund Vs Shakhtar, Hidup-Mati Dua Kuda Hitam

Oleh :
  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Pemain Dortmund Marco Reus (tengah) merayakan golnya ke gawang VfL Wolfsburg, dalam pertandingan Bundesliga Jerman di Dortmund (8/12). AP/Frank Augstein

    Pemain Dortmund Marco Reus (tengah) merayakan golnya ke gawang VfL Wolfsburg, dalam pertandingan Bundesliga Jerman di Dortmund (8/12). AP/Frank Augstein

    TEMPO.CO, Dortmund - Tidak ada yang mengunggulkan Borussia Dortmund dan Shakhtar Donetsk untuk melangkah jauh di Liga Champions. Sayangnya, kedua tim kuda hitam itu harus saling menyingkirkan pada leg kedua babak 16 besar Liga Champions di Signal Iduna Park, Rabu dinihari, 6 Maret 2013 WIB.

    Siapa yang tidak menyangka, bergabung dengan grup maut bersama Real Madrid, Manchester City, dan Ajax Amsterdam, Dortmund berhasil keluar sebagai jawara grup. Semua tim di grup tersebut dikalahkan oleh jawara Bundesliga musim lalu itu. Adapun Shakhtar secara mengejutkan berhasil menyisihkan juara bertahan Chelsea. Finis di posisi kedua di bawah Juventus, membuat The Blues harus puas berada di peringkat ketiga.

    Pada leg pertama Dortmund berhasil menahan imbang Shakhtar 2-2. Meskipun timnya lebih diunggulkan, pelatih Jurgen Klopp tidak ingin sombong. "Leg pertama tidak memutuskan apa-apa. Posisi kami mungkin sedikit lebih baik, tetapi tidak lebih dari itu," ujarnya.

    Meskipun berstatus sebagai kuda hitam, Klopp mengakui kedua tim layak lolos ke babak perempat final Liga Champions. Tiket perempat final, kata Klopp, adalah hadiah yang pantas untuk penampilan kedua tim. "Pada leg pertama kami melihat bahwa kedua klub pantas berada di sini. Dan memiliki kualitas yang tinggi," ujar pelatih berusia 45 tahun itu.

    Sedangkan pelatih Shakhtar, Mircea Lucescu, lebih ekstrem lagi. Pelatih asal Rumania itu menegaskan siapa yang akan lolos nanti akan terus melaju ke partai final. "Tim yang akan melaju ke babak berikutnya pada besok (Rabu dinihari WIB) akan mencapai final Liga Champions," katanya.

    Sebagai antisipasi permainan Dortmund di kandangnya, Lucescu mengintip beberapa pertandingan Dortmund. Salah satunya laga melawan Bayern Munchen di Piala Jerman. Meskipun Die Borussen kalah, Lucescu tetap memuji Klopp. "Klopp adalah pelatih yang hebat, kelas dunia. Dia telah memimpin tim ini untuk menjadi juara liga dua kali berturut-turut dan tahu bagaimana mengembangkan pemain muda," ujar pelatih berusia 67 tahun itu.

    Dortmund sebenarnya hanya membutuhkan hasil imbang 0-0 pada leg kedua untuk lolos ke babak perempat final. Namun, melihat kemungkinan permainan agresif dari tim tamu, yang bermain imbang 2-2 di Donbass Arena, tim asuhan Klopp harus berani menyerang atau terkurung oleh Fernandinho dan kawan-kawan.

    Perkiraan susunan pemain kedua tim:

    Dortmund:
    Weidenfeller; Piszczek, Subotic, Santana, Schmelzer; Gundogan, Bender; Blaszczykowski, Gotze, Reus; Lewandowksi.

    Shakhtar:
    Pyatov; Srna, Chygrynskiy, Rakitskiy, Rat; Hubschman, Fernandinho; Teixeira, Mkhitaryan, Taison; Luiz Adriano.

    GOAL | UEFA.COM | JOKO SEDAYU

    Terpopuler:
    Duo Toure Sebut City Mampu Atasi Tekanan

    Beri Kesempatan Pemain Bela Timnas, LSI Libur 18-26 Maret

    Hanya 3 Pemain Ikuti Latihan Timnas

    PSSI Carikan Jabatan Baru untuk Nilmaizar

    BTN Rilis Daftar Pemain Baru untuk Pra Piala Asia


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Data yang Dikumpulkan Facebook Juga Melalui Instagram dan WhatsApp

    Meskipun sudah menjadi rahasia umum bahwa Facebook mengumpulkan data dari penggunanya, tidak banyak yang menyadari jenis data apa yang dikumpulkan.