Kalah Lagi, Inter Milan Marah dan Sedih

Oleh :
  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Pemain Inter Milan Ezequiel Schelotto melakukan selebrasi setelah menjebol gawang AC Milan dalam laga Liga Seri A Italia di stadion San Siro, Milan, Italia, (24/02). REUTERS/Stefano Rellandini

    Pemain Inter Milan Ezequiel Schelotto melakukan selebrasi setelah menjebol gawang AC Milan dalam laga Liga Seri A Italia di stadion San Siro, Milan, Italia, (24/02). REUTERS/Stefano Rellandini

    TEMPO.CO, Milan - Inter Milan menelan kekalahan kesembilannya musim ini di Seri A. Nerazzurri kalah 0-1 dari Bologna di Giuseppe Meazza, Senin dinihari, 11 Maret 2013. Andrea Stramaccioni mengaku hasil tersebut membuat timnya marah dan sedih.

    Kekalahan 0-1 dari Bologna membuat Inter gagal mendekati AC Milan di peringkat ketiga Seri A, Tempat di mana bisa bermain di Liga Champions musim depan. Namun hasil buruk juga dialami Inter pada leg pertama babak 16 besar Liga Europa, mereka kalah 3-0 dari Tottenham Hotspur di White Hart Lane pekan lalu.

    Dengan demikian Inter bukan saja terancam gagal finis di tiga besar, tetapi juga bisa tersingkir dari Liga Europa. "Tentu saja kami marah dan sedih dengan situasi kami saat ini," kata Stramaccioni.

    Namun, Stramaccioni tidak ingin cepat-cepat mengibarkan bendera putih. Pelatih berusia 37 tahun itu optimis Inter bisa bangkit dan finis di peringkat ketiga Seri A. "Kami telah kehilangan kesempatan malam ini, namun masih ada 10 pertandingan lagi," ucapnya.

    "Kami harus memenangkan pertandingan sisa musim ini. Ini akan menjadi kesalahan yang tidak termaafkan jika menyerah sekarang. Saya melihat banyak klub tersandung dan saya pikir tempat Liga Champions masih dalam jangkauan," Stramaccioni menambahkan.

    Empat hari ke depan Inter akan melakoni leg kedua babak 16 besar Liga Europa melawan Tottenham di Giuseppe Meazza. Kalah 3-0 pada leg nampaknya membuat Stramaccioni melepas Liga Europa dan fokus ke Seri A. "Saya harus kembali membuat keputusan sulit. Kami ingin menghormati pertandingan, namun keputusan saya nanti melihat kebugaran para pemain," ungkapnya.

    FOOTBALL-ITALIA | JOKO SEDAYU

    Terpopuler:
    PSIS Semarang Hajar Persipur 7-0

    Bale Sebut PSG dan City Bukan Tim Besar Eropa

    Penalti Gerrard Menangkan Liverpool Atas Spurs

    Manchester United Siap Perpanjang Kontrak Rooney

    Gol Telat Giaccherini Bawa Juventus Jauhi Napoli


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Rekor Selama Setahun Bersama Covid-19

    Covid-19 telah bersarang di tanah air selama setahun. Sejumlah rekor dibuat oleh pandemi virus corona. Kabar baik datang dari vaksinasi.