Lupa Kata Sandi? Klik di Sini

atau Masuk melalui

Belum Memiliki Akun Daftar di Sini


atau Daftar melalui

Sudah Memiliki Akun Masuk di Sini

Konfirmasi Email

Kami telah mengirimkan link aktivasi melalui email ke rudihamdani@gmail.com.

Klik link aktivasi dan dapatkan akses membaca 2 artikel gratis non Laput di koran dan Majalah Tempo

Jika Anda tidak menerima email,
Kirimkan Lagi Sekarang

Sindikat Pengaturan Skor Diduga Aktif di Indonesia

Editor

Hari prasetyo

image-gnews
Ilustrasi taruhan bola / judi bola. garbagesound.com
Ilustrasi taruhan bola / judi bola. garbagesound.com
Iklan

TEMPO.CO, Jakarta - Sindikat pengaturan skor Singapura, yang disebut-sebut sebagai pusat pengaturan skor pertandingan sepak bola di dunia, diduga telah beroperasi di Indonesia. "Sindikat itu sudah masuk untuk mengatur pertandingan di liga domestik," kata Penyelidik Wilayah Asia Tenggara Sport Data Group, organisasi nirlaba penyelidik korupsi olahraga, Michael Pride, di Jakarta, Selasa, 12 Maret 2013.

Michael mengatakan, informasi ini diperoleh dari sumber terpercaya. Ia tidak bisa menyebutkan waktu spesifik kapan sindikat tersebut mulai masuk ke Indonesia. Informasi ini, kata Michael, ia dapatkan sepanjang satu tahun terakhir. "Tapi, bisa jadi sudah berlangsung beberapa tahun," kata mantan penyidik Divisi Keamanan Asosiasi Federasi Sepak Bola Internasional (FIFA) itu.

Michael juga tak bisa menyebutkan perkiraan berapa pertandingan yang skornya telah diatur oleh sindikat itu. Menurut Michael, ada dua motif pengaturan skor. Pertama, untuk keperluan judi bola. "Keuntungan dari perjudian bola ini sangat besar," kata dia. Kedua, pengaturan skor ini dimanfaatkan klub untuk memperbaiki posisi mereka dalam kompetisi.

Selain itu, pada Piala Federasi Sepak Bola Asia Tenggara (AFF) 2012, kata Michael, ia mendapatkan informasi ada empat pertandingan yang diatur skornya. "Kami sedang menyelidikinya," kata dia. Sindikat ini, kata Michael, biasanya terdiri dari 10 orang pengusaha yang kaya raya. Mereka mempekerjakan puluhan orang di lapisan bawah untuk mengoperasikan pengaturan skor tersebut.

Menurut aktivis Save Our Soccer, kelompok masyarakat pemerhati sepak bola, Apung Widadi, maraknya pengaturan skor di Indonesia disebabkan kurangnya penegakan undang-undang suap serta tidak adanya koordinasi antara federasi (Persatuan Sepak Bola Seluruh Indonesia), pemerintah, dan kepolisian atau kejaksaan. Undang-undang suap yang dimaksud adalah Undang-Undang Nomor 11 tahun 1980. "Undang-undang itu sudah jarang digunakan," kata Apung.

Iklan
Scroll Untuk Melanjutkan

Apung mengatakan, federasi bisa menerapkan sanksi bagi anggota yang melanggar kode etik, khususnya menerima suap, dengan hukuman seumur hidup. Sedangkan kepolisian atau kejaksaan bisa diberdayakan untuk mengkriminalisasi pelaku suap. "Pemerintah bisa memfasilitasi koordinasi," kata Apung.

Menurut Apung, tidak adanya koordinasi antar pihak menyebabkan lemahnya penegakkan hukum untuk kasus suap. Pria yang juga peneliti divisi korupsi politik organisasi masyarakat Indonesia Corruption Watch ini mencontohkan kasus pemain Libanon, Mahmoud El Ali, yang bisa masuk ke Indonesia dan bermain untuk Persiba Balikpapan. Padahal, pemain itu sudah dihukum seumur hidup oleh federasi sepak bola Libanon karena kasus pengaturan skor.

Apung juga mencontohkan enam kasus suap yang penanganannya tidak tuntas di Indonesia, di antaranya suap Klub Penajam Medan kepada anggota Komisi Displin PSSI pada 2007, Persijam Jambi yang menjual pertandingan dengan walk out pada 2007, dan Klub Arema Malang yang menyuap Komisi Disiplin PSSI untuk tidak memberi sanksi atas pelanggaran suporter pada 2007. Untuk itu, Apung merekomendasikan dibentuknya Badan Ad Hoc khusus untuk memberantas kasus suap dan pengaturan skor di Indonesia. Badan Ad Hoc ini bisa terdiri dari PSSI, Kepolisian, dan Kementerian Pemuda dan Olahraga sebagai pemerintah.

GADI MAKITAN

Iklan



Rekomendasi Artikel

Konten sponsor pada widget ini merupakan konten yang dibuat dan ditampilkan pihak ketiga, bukan redaksi Tempo. Tidak ada aktivitas jurnalistik dalam pembuatan konten ini.

 

Video Pilihan


Ratu Tisha Apresiasi Antusiasme Penonton Hadiri Final Piala Dunia U-17 2023 di Tengah Guyuran Hujan

23 jam lalu

Wakil Ketua Umum PSSI Ratu Tisha. TEMPO/SEPTHIA RYANTHIE
Ratu Tisha Apresiasi Antusiasme Penonton Hadiri Final Piala Dunia U-17 2023 di Tengah Guyuran Hujan

Wakil Ketua Umum PSSI, Ratu Tisha Destria, mengapresiasi antusiasme penonton dalam menyaksikan Piala Dunia U-17 2023.


124 Tahun FC Barcelona, Ini Peran Penting Joan Gamper

2 hari lalu

Pemain FC Barcelona Robert Lewandowski melakukan selebrasi bersama Frenkie de Jong usai membobol gawang Villareal dalam pertandingan Liga Spanyol di Camp Nou, Barcelona, 21 Oktober 2022. REUTERS/Albert Gea
124 Tahun FC Barcelona, Ini Peran Penting Joan Gamper

Ini sejarah pendirian FC Barcelona oleh Joan Gamper dan 11 pemain lainnya dari berbagai negara pada 124 tahun lalu.


Profil Alejandro Garnacho, Pemain Muda Manchester United yang Mencetak Gol Salto Ikonik

4 hari lalu

Penyerang Manchester United Alejandro Garnacho melakukan tendangan salto ke gawang Everton di Liga Inggris, pada Ahad, 26 November 2023. Twitter @ManUtd.
Profil Alejandro Garnacho, Pemain Muda Manchester United yang Mencetak Gol Salto Ikonik

Sebelum direkrut Manchester United, Alejandro Garnacho terlebih dahulu menimba ilmu sepak bola di akademi sepak bola Atletico Madrid.


Pengamat Sepak Bola: Rumput JIS Tak Picu Genangan Air tapi Tampilannya Bermasalah

6 hari lalu

Petugas saat mendorong air yang menggenangi salah satu sudut di lapangan Jakarta International Stadium (JIS), Jakarta, Jumat, 24 November 2023. Hujan deras yang mengguyur kawasan tersebut membuat beberapa titik area lapangan untuk pertandingan babak perempat final Piala Dunia U-17 tergenang air. Pertandingan yang seharusnya dilaksanakan pada pukul 19.00 WIB ditunda hingga pukul 19.30 WIB. Petugas berusaha untuk menghilangkan genangan agar tidak mengganggu jalannya permainan. TEMPO / Hilman Fathurrahman W
Pengamat Sepak Bola: Rumput JIS Tak Picu Genangan Air tapi Tampilannya Bermasalah

Permasalahan rumput JIS selama perhelatan Piala Dunia U-17 dinilai ada pada tampilannya, bukan fungsinya.


Minggu Sempurna Sepak Bola Argentina: Timnas Senior dan U-17 Sama-sama Kalahkan Brasil

7 hari lalu

Pesepak bola Timnas Argentina U-17, Echeverri Claudio melakukan selebrasi usai mencetak gol ke gawang Timnas Brasil U-17 pada pertandingan babak perempat final Piala Dunia U-17 2023 di Jakarta International Stadium, Jakarta, Jumat, 24 November 2023. Timnas Argentina U-17 berhasil mengalahkan Timnas Brasil dengan skor 3-0. Tiga gol Argentina U-17 dicetak oleh sang kapten yakni Claudio Echeverri. TEMPO / Hilman Fathurrahman W
Minggu Sempurna Sepak Bola Argentina: Timnas Senior dan U-17 Sama-sama Kalahkan Brasil

Sepekan terakhir menjadi saat yang sempurna bagi sepak bola Argentina. Dua tim nasionalnya, senior dan U-17, sama-sama menaklukkan Brasil.


Presiden Jokowi Bermain Bola dengan Pelajar Papua, Cetak Satu Gol

11 hari lalu

Presiden Joko Widodo bermain sepak bola dengan para pelajar di Lapangan Sorido, Biak, Papua, Rabu, 22 November 2023. ANTARA/Biro Pers Sekretariat Presiden
Presiden Jokowi Bermain Bola dengan Pelajar Papua, Cetak Satu Gol

Di sela kunjungan ke Papua, Presiden Joko Widodo (Jokowi) menyempatkan diri bermain sepak bola dengan para pelajar.


Liga 1: PSIS Semarang Buka Program Sekolah Asrama Tingkat SMP dan SMA bagi Calon Pemain Sepak Bola Profesional

11 hari lalu

Selebrasi PSIS Semarang di Liga 1. Instagram/Psisfcofficial
Liga 1: PSIS Semarang Buka Program Sekolah Asrama Tingkat SMP dan SMA bagi Calon Pemain Sepak Bola Profesional

PSIS Semarang membuka program sekolah asrama setingkat SMP hingga SMA bagi para calon pesepak bola profesional.


Jokowi Main Bola Bareng Anak Papua: Capek, tapi Lumayan Gol Satu

11 hari lalu

Presiden Joko Widodo atau Jokowi mengikuti permainan sepakbola bersama anak-anak kampung di Lapangan Sorido, Kabupaten Biak Numfor, Papua, pada Rabu, 22 November 2023. Foto: Tangkap Layar Video Biro Pers dan Media Istana
Jokowi Main Bola Bareng Anak Papua: Capek, tapi Lumayan Gol Satu

Presiden Jokowi mengikuti permainan sepak bola bersama anak-anak kampung di Lapangan Sorido, Kabupaten Biak Numfor, Papua


Apa Perbedaan Sepak Bola di Brasil dan Indonesia? Begini Kata Jacksen F Tiago

11 hari lalu

Timnas Brasil. Doc. LOC WCU17/RKY
Apa Perbedaan Sepak Bola di Brasil dan Indonesia? Begini Kata Jacksen F Tiago

Mantan pelatih timnas Indonesia Jacksen F Tiago membagi perspektifnya mengenai sepak bola di Brasil dan di Indonesia.


Kisah Hossein Abdi Timba Ilmu 7 Tahun di Inggris untuk Regenerasi Sepak Bola Iran, Indonesia Bisa Tiru?

13 hari lalu

Pelatih Timnas Iran Abdi Hossein memberikan hormat kepada supporter usai mengalahkan Brazil dalam laga penyisihan Grup C Piala Dunia U-17 di Jakarta International Stadium, Jakarta, Sabtu (11/11/2023). Iran berhasil menang dengan skor 3-2. ANTARA FOTO/Akbar Nugroho Gumay/nz.
Kisah Hossein Abdi Timba Ilmu 7 Tahun di Inggris untuk Regenerasi Sepak Bola Iran, Indonesia Bisa Tiru?

Pelatih Timnas Iran U-17, Hossein Abdi, bercerita tentang kemajuan sepak bola di Iran saat berlaga di Piala Dunia U-17 2023.