Kericuhan Warnai Kongres Luar Biasa PSSI  

Oleh :
  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Ketua Umum PSSI, Djohar Arifin, menyampaikan pidatonya saat membuka Kongres Luar Biasa PSSI 2013 di Jakarta, Minggu (17/3). KLB PSSI antara lain akan membahas sejumlah agenda yang sesuai dengan kesepakatan antara PSSI dan KPSI, yakni penyatuan liga, pembahasan draft statuta PSSI, pengembalian empat anggota Exco yang diberhentikan serta penetapan waktu dan tempat kongres tahunan PSSI. ANTARA/Ismar Patrizki

    Ketua Umum PSSI, Djohar Arifin, menyampaikan pidatonya saat membuka Kongres Luar Biasa PSSI 2013 di Jakarta, Minggu (17/3). KLB PSSI antara lain akan membahas sejumlah agenda yang sesuai dengan kesepakatan antara PSSI dan KPSI, yakni penyatuan liga, pembahasan draft statuta PSSI, pengembalian empat anggota Exco yang diberhentikan serta penetapan waktu dan tempat kongres tahunan PSSI. ANTARA/Ismar Patrizki

    TEMPO.CO, Jakarta - Kericuhan mewarnai berlangsungnya Kongres Luar Biasa (KLB) Persatuan Sepak Bola Seluruh Indonesia (PSSI) 17 Maret 2013 di Hotel Borobudur, Jakarta. Sejumlah caretaker kepengurusan provinsi PSSI memaksa masuk ke ruangan kongres. Aksi dorong-dorongan dengan petugas keamanan kongres tak terhindarkan. "Kami punya hak untuk ikut kongres ini!" teriak seorang pengurus yang memaksa masuk.

    Namun, pihak keamanan tetap melarang mereka masuk. Hanya peserta yang diundang dan memiliki kartu tanda pengenal resmi yang bisa memiliki akses masuk. Kegaduhan terjadi selama hampir satu jam sebelum pengurus-pengurus provinsi itu akhirnya mundur. Wartawan pun sempat kesal lantaran dituduh memanaskan situasi.

    Andi Darwis, Kepala Biro Hukum PSSI Jawa Barat, memberi keterangan kepada wartawan setelah situasi tenang. "Kami akan berjuang terus sampai kami mendapatkan akses masuk," ujarnya. Jika gagal, Andi mengatakan, 18 caretaker pengurus provinsi itu akan mengajukan gugatan ke Badan Arbitrase Olahraga Internasional (CAS).

    "Kami memiliki hak suara. Produk hukumnya jelas. Ditandatangani Ketua Umum PSSI Djohar Arifin. Kalau tidak diakui, ini merupakan preseden buruk," kata Andi.

    Kongres Luar Biasa (KLB) PSSI dengan pemilik suara KLB Solo 2011 akhirnya digelar. Diadakannya kongres ini sesuai dengan poin nota kesepahaman yang pernah dibuat antara PSSI dan KPSI 7 Juni tahun lalu di Kuala Lumpur, Malaysia. Sebelumnya, PSSI telah menetapkan 100 pemilik suara kongres melalui proses verifikasi. Sekalipun sempat ada protes dari 18 caretaker kepengurusan provinsi yang pernah dibekukan, kongres ini tetap berjalan.

    GADI MAKITAN

    Terpopuler:
    KPK Sita Enam Bus Milik Djoko Susilo

    Hercules Punya Jasa kepada Kopassus

    Ini Kata Ahok Soal Jokowi Potensial Jadi Capres

    Punya Usaha Perikanan, Kenapa Hercules Memeras?

    Kisah Hercules, Bos Preman dari Tanah Abang

    Hercules Pemegang Bintang Setya Lencana Seroja

    Ini Kronologi Penyerangan Kantor Tempo

    Hercules, dari Preman hingga Pemimpin Akademi

    Ada Tiga Tingkatan Preman di Jakarta

    Ibas Menjawab Tudingan Terima Duit Hambalang


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Jokowi Memilih Status PSBB, Sejumlah Negara Memutuskan Lockdown

    Presiden Joko Widodo atau Jokowi memutuskan PSBB. Hal itu berbeda dengan sejumlah negara yang telah menetapkan status lockdown atau karantina wilayah.