Ribery: Benzema Kurang Percaya Diri  

Oleh :
  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Pemain Prancis Franck Ribery berjalan meninggalkan lapangan setelah berakhirnya pertandingan Perempat Final Euro 2012 yang dimenangkan Spanyol 2-0 di Donetsk, Ukraina (24/6). AP/Ivan Sekretarev

    Pemain Prancis Franck Ribery berjalan meninggalkan lapangan setelah berakhirnya pertandingan Perempat Final Euro 2012 yang dimenangkan Spanyol 2-0 di Donetsk, Ukraina (24/6). AP/Ivan Sekretarev

    TEMPO.CO, Prancis - Gelandang tim nasional Prancis, Franck Ribery, telah menemukan penyebab Karim Benzema tampil melempem dalam merobek jala lawan. "Sekarang, Benzema memiliki sedikit keraguan," ujar pemain Bayern Muenchen itu kepada Telefoot, Ahad 24 Maret 2013.

    Benzema terakhir kali menyumbangkan pundi-pundi gol bagi Prancis ketika melawan Estonia pada Juni 2012. Setelah itu, Benzema tak pernah mencatatkan namanya di papan skor. Alhasil, ketika Prancis mengalahkan Georgia 3-1, ia dicemooh para suporter Les Bleus.

    Menurut Ribery, yang dibutuhkan Benzema saat ini bukanlah kritikan ataupun ejekan, melainkan sebuah suntikan moral. "Benzema tengah berusaha dan dia membutuhkan dukungan dari kami," ucap bekas pemain Galatasaray itu. "Dan juga dukungan para suporter."

    Rabu nanti, 27 Maret 2013, Prancis menjamu Spanyol di Stade de France. Ribery berharap Prancis bisa mengalahkan tim berjulukan La Furia Roja itu. Pasalnya, kemenangan akan mengukuhkan mereka di puncak klasemen sementara Grup I dengan nilai 13.

    Bila kalah, Prancis harus merelakan kursi singgasananya kepada Spanyol, yang baru mengumpulkan delapan angka. "Saya berharap bisa bermain baik dan kami memenangi pertandingan tersebut," ucap pemain yang dijuluki permata sepak bola Prancis itu.

    GOAL | SINGGIH SOARES TONCE


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Satu Tahun Bersama Covid-19, Wabah yang Bermula dari Lantai Dansa

    Genap satu tahun Indonesia menghadapi pandemi Covid-19. Kasus pertama akibat virus corona, pertama kali diumumkan pada 2 Maret 2020.