De Gea: Ferguson Bagaikan Ayah di MU  

Oleh :
  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • David De Gea. REUTERS/Fadi Al-Assaad

    David De Gea. REUTERS/Fadi Al-Assaad

    TEMPO.CO, Madrid - Penjaga gawang Manchester United, David De Gea, menilai Sir Alex Ferguson dan Vicente del Bosque memiliki satu kesamaan, yaitu sifat kebapakan. Namun, De Gea lebih mengganggap Ferguson seperti seorang ayah baginya ketimbang Del Bosque.

    De Gea tiba di Old Trafford pada usia 19  tahun. Meski sempat mendapat kritikan di musim pertama dan dia awal musim ini, De Gea telah mendapat kepercayaan penuh dari Ferguson. Pemain 22 tahun itu menjadi andalan di bawah mistar di sepanjang musim 2012/2013 ini.

    Berkat performa apiknya bersama Red Devils, De Gea dipanggil Del Bosque untuk memperkuat tim nasional Spanyol, meski hal tersebut tak lepas dari cedera yang dialami Iker Casillas. Ketika ditanya AS soal pembawaan dua pelatihnya itu, De Gea menilai keduanya memiliki kesamaan, juga perbedaan.

    “Mereka adalah pelatih yang hebat. Semua orang pasti memiliki pemikirannya sendiri. Namun, mereka berdua sangat memiliki sifak kebapakan,” kata De Gea kepada AS, Senin, 25 Maret 2013. “Saya mengetahui lebih banyak tentang Ferguson. Dia bagaikan seorang ayah, terutama bagi semua pemain muda.”

    Beruntung MU memiliki De Gea. Mantan pemain Atletico Madrid itu kerap melakukan penyelamatan gemilang. Beberapa klub besar Eropa, seperti Real Madrid dan Barcelona, tertarik kepadanya. Namun, Ferguson dan para penggemar MU tak perlu khawatir soal masa depan De Gea. Ia menegaskan akan tetap di MU hingga kontraknya berakhir pada Juni 2016.

    FOOTBALL-ESPANA | ANTONIUS WISHNU

    Berita terpopuler:
    Ketua BTN Kecam Penggantian Pelatih Timnas 

    Unjuk Keahlian, Beckham Jatuh Telentang

    Gerrard Berharap Insiden Rooney Tak Terulang 

    Coutinho Tatap Masa Depan Bersama Liverpool

    Demi Brasil, Anderson Ingin Tingggalkan MU


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    5 Fakta Vaksin Nusantara

    Vaksin Nusantara besutan mantan Menteri Kesehatan Terawan Agus Putranto menuai pro dan kontra.