Timnas Dikuasai Juve-Milan, Ini Komentar Buffon

Oleh :
  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Gianluigi Buffon. REUTERS/Alessandro Bianchi

    Gianluigi Buffon. REUTERS/Alessandro Bianchi

    TEMPO.CO, Malta - Ada hal unik dalam komposisi skuad inti tim nasional Italia saat mengalahkan Malta 2-0 dalam kualifikasi Piala Dunia 2014 di Ta'Qali National Stadium, Rabu, 27 Maret 2013. Dari 11 pemain yang diturunkan pelatih Cesare Prandelli sejak awal laga, seluruhnya berasal dari Juventus dan AC Milan.

    Juventus menyumbangkan enam pemain. Di antaranya Gianluigi Buffon, Andrea Barzagli, Leonardo Bonucci, Andrea Pirlo, Claudio Marchiso, dan Emanuele Giaccherini. Sedangkan Milan menyetor Ignazio Abate, Mattia de Sciglio, Riccardo Montolivo, Mario Balotelli, dan Stephan El Shaarawy.

    Menurut kiper timnas Italia, Buffon, keputusan Prandelli untuk menurunkan pemain dari Juventus dan Milan merupakan hal yang logis. "Juventus adalah pemuncak klasemen sementara dan sebagian pemainnya masuk timnas Italia," ujar bekas pemain Parma itu. "Milan juga memiliki dasar yang sama."

    Selain itu, Buffon juga mengomentari penampilan Balotelli, yang menyumbangkan dua gol buat Italia. Menurut dia, bekas penyerang Manchester City itu kian dewasa. "Dia berperilaku sangat baik di lapangan," ucapnya. "Tapi yang membuat saya tertarik, dia bekerja sangat keras dan mengorbankan diri dalam permainan."

    Kemenangan atas Malta membuat Italia mempertahankan rekor tak terkalahkan di babak kualifikasi. Gli Azzurri duduk di puncak klasemen sementara Grup B dengan torehan 13 poin dari lima pertandingan. Mereka unggul tiga angka dari Bulgaria yang memainkan satu pertandingan lebih banyak.

    FOOTBALL ITALIA | SINGGIH

    Baca Juga:

    Persebaya 1927 Gugat Persebaya Divisi Utama
    Tony: FIFA Jangan Komentari Agenda di Luar KLB 

    Portugal Taklukan Azerbaijan 2-0 

    Italia Menang, Prandelli Puji Buffon dan Balotelli

    Busquets: Spanyol dalam Tekanan 


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Rekor Selama Setahun Bersama Covid-19

    Covid-19 telah bersarang di tanah air selama setahun. Sejumlah rekor dibuat oleh pandemi virus corona. Kabar baik datang dari vaksinasi.