Kekuatan Semu The Three Lions

Reporter

Editor

Nur Haryanto

Pemain Montenegro Dejan Damjanovic (tengah) usai mencetak gol ke gawang Inggris, dalam kualifikasi Piala Dunia 2014 Grup H di Podgorica, Montenegro, (27/3). Pertandingan berakhir imbang 1-1. AP/Marko Drobnjakovic

TEMPO.CO , Podgorica - Asap sisa letupan kembang api itu masih menggantung di Stadion Podgorica City, Montenegro, kemarin dinihari. Wayne Rooney masih berdiri di lapangan sementara Steven Gerrard melepas kaus kemudian melemparnya ke tribun. Dengan langkah lesu keduanya kemudian menyusuri lorong stadion menuju ruang ganti.

Datang jauh-jauh dari London --jaraknya sekitar 2,3 ribu kilometer dari Podgorica City-- mereka membawa ambisi menumbangkan Montenegro dari puncak Grup H zona Eropa Piala Dunia 2014. Mimpi itu nyaris mereka bungkus ketika Wayne Rooney menjebol gawang Montenegro di menit ke-6.

Gol kilat itu sekaligus penebusan dendam Rooney. Terakhir kali melawan Montenegro pada Oktober tahun lalu, ia diusir wasit karena menendang pemain Montenegro, Miodrag Dzudovic. Kartu merah itu membuatnya absen membela Inggris pada dua laga pembuka Piala Eropa 2012.

Sampai menit ke-76 segalanya begitu sempurna bagi Rooney. Dendamnya terbalas dengan cara yang paling menyakitkan bagi Montenegro. Tapi, 14 menit sebelum laga berakhir, Montenegro berhasil menyamakan skor menjadi 1-1 lewat gol Dejan Damjonovic.

Gol Rooney menjadi tak berarti karena mimpi The Three Lions --julukan Inggris-- mengantongi poin penuh langsung kandas. Hasil seri membuat mereka terpaksa berbagi angka. Ambisi menggeser Montenegro dari puncak klasemen pun buyar.

"Kami bermain bagus di babak pertama," kata Pelatih Inggris, Roy Hodgson. "Sayangnya kami tidak bisa mempertahankan kemenangan itu hingga akhir. Tapi hasil seri ini bukan sesuatu yang mengecewakan."

Hasil imbang ini membuat Inggris tertahan di peringkat dua klasemen dengan 12 poin, tertinggal dua angka dari Montenegro. Tapi Roy optimistis timnya tetap akan lolos dari fase grup. Sebab masih ada 4 pertandingan tersisa, yaitu melawan Moldova, Ukraina, Montenegro dan Polandia.

Tiga dari empat pertandingan itu akan berlangsung di Inggris. "Jadi kami punya kesempatan lebih besar untuk meraih poin penuh," kata Roy. "Saya yakin kemenangan itu berada dalam jangkauan kami."

Tapi tak semua orang seoptimistis Roy. Sang Kapten, Steven Gerrard, justru mengkritik penampilan rekan-rekannya. Menurutnya, mereka tampil kurang greget dan mudah kehilangan kontrol atas bola. "Umpan-umpan kami sering macet," keluhnya.

Hasil seri melawan Montenegro ini, lanjut Gerrard, menjadi cermin terbaik bagi Inggris untuk melihat secara utuh kekuatan mereka. Dari 6 laga kualifikasi di Grup H, mereka 3 kali bermain imbang dan 3 kali menang besar. Sepintas, Inggris cukup tangguh. Setidaknya mereka tak pernah kalah.

Tapi, jika ditelisik lebih dalam, skuad Roy ternyata tak tangguh-tangguh amat. Tiga kemenangan besar itu mereka raih ketika melawan San Marino (dua kali pertemuan dengan skor 8-0 dan 5-0) dan Moldova (5-0). Moldova dan San Marino hanyalah tim gurem

Sementara, ketika melawan tim yang lebih tangguh, seperti Ukraina, Polandia dan Montenegro, mereka selalu gagal memetik kemenangan. Mereka hanya bisa bermain imbang. Inilah yang membuat mantan ujung tombak Inggris, Ian Wright ketar-ketir.

"Posisi kami sangat genting. Roy harus memastikan timnya tak terpeleset lagi di pertandingan-pertandingan berikutnya," kata Ian. "Ia (Roy) harus melakukan sesuatu karena taktiknya saat ini tak bisa lagi diandalkan."

DAILY MAIL | THE SUN | BBC | DWI RIYANTO AGUSTIAR


Statistik Pertandingan:

Montenegro      -                Inggris


45%   Time of Possession  55%
19(5)     Shots (on goal)   14(5)
10          Sepak Pojok         6
4                Offsides           1
16             Pelangaran        11
4             Kartu Kuning       2
0              Kartu Merah       0






Mantan Gelandang Real Madrid dan Juventus Sami Khedira Pensiun

20 Mei 2021

Mantan Gelandang Real Madrid dan Juventus Sami Khedira Pensiun

Sami Khedira mengundurkan diri sebagai pesepakbola profesional. Cedera membuat dia harus menyerah di usia 34 tahun.


Piala Dunia 2022 Digelar di Qatar: 6 Hal yang Penting Diketahui

17 Juli 2018

Piala Dunia 2022 Digelar di Qatar: 6 Hal yang Penting Diketahui

Piala Dunia 2018 sudah berakhir dan yang selanjutnya akan digelar di Qatar pada 2022.


Laporan Tempo dari Rusia: Angkutan Kota Andalan Meliput

7 Juli 2018

Laporan Tempo dari Rusia: Angkutan Kota Andalan Meliput

Selama meliput perhelatan Piala Dunia 2018, angkutan publik bisa jadi andalan.


Piala Dunia 2018: Denmark Kalahkan Peru, Kasper Schmeichel Dipuji

17 Juni 2018

Piala Dunia 2018: Denmark Kalahkan Peru, Kasper Schmeichel Dipuji

Kasper Schmeichel mendapat pujian dari Denmark mengalahkan Peru dalam Piala Dunia 2018.


3 Negara Ini Ajukan Jadi Tuan Rumah Bersama Piala Dunia 2026

11 April 2017

3 Negara Ini Ajukan Jadi Tuan Rumah Bersama Piala Dunia 2026

Amerika Serikat, Meksiko, dan Kanada mengajukan penawaran bersama untuk menjadi tuan rumah Piala Dunia 2026.


Real Madrid Melaju ke Final Piala Dunia Antar Klub

15 Desember 2016

Real Madrid Melaju ke Final Piala Dunia Antar Klub

Real Madrid berhasil menundukan Club America pada semifinal Piala Dunia Antar Klub dengan skor 2-0. Karim Benzema dan Cristiano Ronaldo jadi pahlawan.


River Plate Melaju ke Final Piala Dunia Antar Klub

16 Desember 2015

River Plate Melaju ke Final Piala Dunia Antar Klub

River Plate akan menantang pemenang laga antara Barcelona vs Guangzhou Evergrande di babak final. Laga itu akan berlangsung besok.


Kolombia: Tanpa Suarez, Uruguay Tetap Berbahaya

14 Oktober 2015

Kolombia: Tanpa Suarez, Uruguay Tetap Berbahaya

Penyerang andalan Uruguay Luis Suarez masih menjalani larangan
pertandingan karena menggigit Giorgia Chiellini pada Piala
Dunia 2014.


Messi Pinjamkan Nomor Punggungnya untuk Aguero

8 Oktober 2015

Messi Pinjamkan Nomor Punggungnya untuk Aguero

Aguero senang dengan tawaran Messi agar ia mengenakan kaus dengan nomor 10.


Pembukaan dan Final Piala Dunia 2018 di Moskow  

24 Juli 2015

Pembukaan dan Final Piala Dunia 2018 di Moskow  

Pertandingan babak semifinal berlangsung di Kota St Petersburg dan Moskow.