Dicampakkan Lazio, Zarate Ingin ke Argentina  

Oleh :
  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Penyerang Lazio Mauro Zarate. AP/Fabio Ferrari, Lapresse

    Penyerang Lazio Mauro Zarate. AP/Fabio Ferrari, Lapresse

    TEMPO.CO, Roma - Sungguh malang nasib pemain depan Mauro Zarate. Penyerang berusia 26 tahun itu baru bermain satu kali bersama Lazio di sepanjang musim ini. Sang agen pun mendesak Lazio untuk segera memutus kontrak Zarate, yang diminati beberapa klub Liga Primer Inggris. Zarate ingin pulang ke kampung halamannya, Argentina.

    “Kami telah menghubungi klub untuk mengakhiri kontrak. Kami mempunyai banyak dokumen untuk membuatnya efektif,” kata agen Zarate, Luis Ruzzu, seperti dilansir football-italia, Kamis, 28 Maret 2013.

    Pada awal musim ini, Zarate sempat diminati klub promosi Liga Primer Southampton. Namun, kesepakatan urung terjadi. Meski jarang bermain, ternyata pesona mantan pemain Birmingham City itu masih menggoda banyak klub Liga Primer.

    Arsenal, Liverpool, dan Stoke City dikabarkan berminat memakai jasa mantan pemain yang musim lalu dipinjamkan Lazio ke Inter Milan itu. Namun, Sunderland menjadi klub peminat yang paling serius. The Black Cats kabarnya sudah melayangkan proposal untuk mendapatkan Zarate.

    Akan tetapi, kakak Zarate, Rolando ‘Roly’ Zarate, mengutarakan bahwa adiknya ingin kembali ke Argentina dan bermain untuk Velez Sarsfield. Zarate sendiri merupakan pemain jebolan akademi Velez yunior.

    “Saudara saya bisa mengakhiri kontraknya dengan Lazio,” ujar Roly kepada TycSports. “Mauro ingin kembali ke Argentina, dan Velez akan menjadi pilihan yang ideal.”

    FOOTBALL-ITALIA | SPORTS MOLE | ANTONIUS WISHNU

    Berita terpopuler:
    Messi Seperti Bermain di Puncak Semeru

    Van Persie Ingin Pensiun di Manchester United

    Timnas Dikuasai Juve-Milan, Ini Komentar Buffon

    Suarez Tinju Wajah Bek Cile

    Kekuatan Semu The Three Lions


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Pemerintah Pangkas 5 Hari Cuti Bersama 2021 dari 7 Hari, Tersisa 2 Hari

    Pemerintah menyisakan 2 hari cuti bersama 2021 demi menekan lonjakan kasus Covid-19 yang biasa terjadi usai libur panjang.