Pires: Arsenal Harus Beli Pemain Inggris  

Oleh :
  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Robert Pires. Foto:commons.wikimedia.org

    Robert Pires. Foto:commons.wikimedia.org

    TEMPO.CO, London - Mantan punggawa Arsenal Robert Pires mengkritik kebijakan transfer dari bekas klubnya. Pensiunan sepak bola asal Prancis itu mendesak Arsene Wenger untuk mendatangkan pemain berdarah Inggris.

    Jika ingin kembali menjadi juara, kata Pires, Arsenal harus memiliki pemain hebat asal Inggris. Pria berusia 39 tahun itu yakin keberadaan pemain asal Inggris di kubu The Gunners akan memberikan perubahan. "Perbedaan antara Arsenal saat ini dan generasi saya adalah dulu kami memiliki tulang punggung pemain Inggris," ucapnya.

    "Selama saya di Arsenal, kami memiliki Tony Adams, Martin Keown, David Seaman, Lee Dixon, Ray Parlour, dan Nigel Winterburn. Semuanya adalah pemain yang sangat penting," Pires menambahkan.

    Dengan pemain-pemain tersebut, para legiun asing saling bahu-membahu dan membawa Arsenal menjadi salah satu kandidat favorit juara Liga Primer Inggris. "Kekuatan kami adalah campuran dari pemain Inggris dan kedatangan berbakat dari Eropa," ucap Pires.

    Saat ini Arsenal hanya memiliki lima pemain asal Inggris di tim utama. Namun, Pires berkilah, selain berkualitas, Arsenal membutuhkan pemain Inggris yang berpengalaman. "Sekarang klub memiliki beberapa pemain muda yang sangat baik, tetapi mereka masih kurang pengalaman," ujarnya.

    Jack Wilshere, Theo Walcott, Alex Oxlade-Chamberlain, Carl Jenkinson, dan Kieran Gibbs adalah pemain muda asal Inggris yang menjanjikan. Wilshere, Walcott, dan Oxlade-Chamberlain bahkan menjadi tulang punggung tim nasional Inggris. Namun itu semua belum cukup di mata Pires.

    "Arsene Wenger memiliki pemain berbakat, tetapi tim tidak memiliki dasar yang solid. Solusi satu-satunya dalam pikiran saya bagi Arsenal adalah untuk membeli beberapa pemain Inggris. Itu akan membuat Arsenal kembali menemukan identitas mereka seperti di masa lalu," ujar Pires.

    DAILY STAR | JOKO SEDAYU

    Terpopuler:
    Francesco Totti Pantas Dapatkan Ballon d'Or

    Stramaccioni: Inter Akan Buat Juventus Kesal

    Yaya Toure Bantah Akan Hijrah ke PSG


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Revisi UU ITE Setelah Memakan Sejumlah Korban

    Presiden Jokowi membuka ruang untuk revisi Undang-Undang Informasi dan Transaksi Elektronik, disebut UU ITE. Aturan itu kerap memicu kontroversi.