Villas-Boas Antusias Mourinho Kembali ke Inggris

Oleh :
  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Manager Tottenham Hotspur Andre Villas Boas. REUTERS/Andrew Winning

    Manager Tottenham Hotspur Andre Villas Boas. REUTERS/Andrew Winning

    TEMPO.CO, London - Masa depan Jose Mourinho masih menjadi bahan hangat untuk diperbincangkan. Jika kembali ke Chelsea atau menangani diantara duo Manchester, manajer Tottenham Hotspur Andre Villas-Boas percaya Liga Premier Inggris akan menjadi kompetisi terkuat dengan kehadiran pria asal Portugal itu.

    Mourinho, yang saat ini membesut rakasasa Spanyol Real Madrid, diisukan kuat akan kembali ke Inggris setelah musim ini berakhir. Isu tak sedap bekas pelatih Inter Milan itu di Santiago Bernabeu membuat klub seperti Chelsea, Manchester United, atau Manchester City tertarik untuk membawanya keluar dari Los Blancos.

    Jika datang kembali ke Inggris, kata Villas-Boas, kompetisi Liga Premier Inggris tidak hanya akan menjadi lebih kuat, tetapi juga menjadi lebih menarik. "Dia pelatih terbaik di dunia. Liga ini terus menarik pemain-pemain terbaik di dunia," katanya.

    "Jika itu mampu menarik Jose. Dan Jose memutuskan dirinya ingin kembali ke Inggris pada suatu hari nanti, saya pikir itu akan sangat baik untuk semua orang," Villas-Boas menambahkan.

    Villas-Boas merupakan bekas asisten Mourinho saat dia menangani Porto, Chelsea, dan Inter Milan. Setelah pisah dengan Mourinho, Villas-Boas mengikuti jejak Mourinho dengan melatih Porto dan menjadi manajer di Chelsea. Namun, karier Villas-Boas tidak secemerlang gurunya.

    FOOTBALL-ITALIA | JOKO SEDAYU

    Terpopuler:
    Timnas Lawan Belanda Terdaftar Resmi di FIFA

    Gresik Akan Curi Poin di Kandang Persib

    Rahmad Darmawan Latih Timnas SEA Games

    Pires: Arsenal Harus Beli Pemain Inggris

    Stramaccioni: Inter Akan Buat Juventus Kesal


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Kronologi KLB Partai Demokrat, dari Gerakan Politis hingga Laporan AHY

    Deli Serdang, KLB Partai Demokrat menetapkan Moeldoko sebagai ketua umum partai. Di Jakarta, AHY melapor ke Kemenhumkam. Dualisme partai terjadi.