Wenger Beri PSG Formula buat Kalahkan Barcelona  

Oleh :
  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Arsene Wenger. AP/Kirsty Wigglesworth

    Arsene Wenger. AP/Kirsty Wigglesworth

    TEMPO.CO, London - Manajer Arsenal, Arsene Wenger, memberikan masukan kepada Paris Saint-Germain perihal cara menaklukkan Barcelona. PSG akan menjamu Barcelona di Parc des Princes dalam leg pertama perempat final Liga Champions, Rabu dinihari nanti, 3 April 2013.

    Pertama, kata Wenger, PSG harus memaksimalkan lemahnya lini belakang Barcelona. "Sekarang, Barcelona rentan pada lini belakang, dan saya tahu PSG memiliki potensi serangan yang cukup untuk mengeksploitasinya," tulis pria asal Prancis itu di sebuah kolom untuk Eurosport, Selasa, 2 April 2013.

    Lini belakang Barcelona memang tengah rapuh. Hal itu dapat dilihat ketika Barcelona menelan kekalahan dari Real pada leg kedua semifinal Copa del Rey dan AC Milan pada pertemuan pertama babak 16 besar Liga Champions. El Barca kewalahan dalam menghadapi serangan balik yang dilancarkan kedua tim.

    Kedua, ujar Wenger, PSG wajib mematikan pergerakan mesin gol Barcelona, Lionel Messi. "Mereka harus menghindari Messi sebisa mungkin," ujar peramu strategi yang memiliki julukan The Professor ini. "Sebab, pemain asal Argentina itu terlibat dalam 60 atau 70 persen dari gol Barcelona."

    Terakhir, PSG harus belajar dari keberhasilan Celtic FC dan Milan. "Jika Celtic dan Milan pernah menang melawan Barcelona, segalanya sangat mungkin bagi tim seperti PSG," ucap mantan juru taktik Nagoya Grampus Eight itu. "Dan, Barcelona bukanlah klub yang tak dapat dikalahkan."

    FOOTBALL ESPANA | SINGGIH SOARES TONCE

    Baca Juga:
    Polisi Tangkap Terduga Provokator Rusuh Palopo
    Korupsi Bansos, KPK Belum Akan Periksa Dada Rosada

    Daftar Caleg Demokrat Tunggu Restu SBY

    KPK Bantah Kecolongan SMS Luthfi dari Rutan

    Jokowi Pelajari MRT di Singapura


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    4 Fakta Kasus Suap Pajak, KPK Bidik Pejabat Dirjen Pajak dan Konsultan

    KPK menetapkan pejabat Direktorat Jenderal atau Dirjen Pajak Kementerian Keuangan sebagai tersangka dalam kasus suap pajak. Konsultan juga dibidik.