Widodo C. Putro Berharap Debutnya Berbuah Manis

Oleh :
  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Widodo Cahyono Putro. TEMPO/ Panca Syurkani

    Widodo Cahyono Putro. TEMPO/ Panca Syurkani

    TEMPO.CO, Surabaya - Pelatih baru Persegres Gresik United, Widodo C. Putro, berharap debutnya yang pertama membesut Laskar Joko Samudro berbuah manis. Di bawah asuhan Widodo, Persegres akan menjamu tim tetangga, Persela Lamongan, dalam lanjutan Liga Super Indonesia di Stadion Tri Dharma Petrokimia pada Selasa besok, 9 April 2013.

    Menurut Widodo, dirinya telah menyiapkan mental dan fisik Gustavo Chena dan kawan-kawan menjelang derby Jawa Timur yang sarat gengsi tersebut. “Saya optimistis Persegres bisa meraih poin penuh karena dukungan penuh penonton pasti memberikan motivasi tersendiri,” kata Widodo kepada Tempo, Senin, 8 April 2013.

    Bekas penyerang tim nasional era tahun 2000 ini memastikan semua anak asuhnya dalam kondisi siap tempur, kecuali Park Chul Yung yang terkena akumulasi kartu kuning.

    Widodo, yang menggantikan pelatih sebelumnya, Suharno, menilai Persegres cukup kompetitif untuk bersaing dalam kompetisi musim ini. Namun ia heran, sampai kini, tim dengan seragam kebesaran kuning-biru itu masih tertatih-tatih di papan tengah klasemen. “Saya akan berusaha memotivasi pemain agar punya semangat lebih,” kata dia.

    Widodo mengaku mau menerima tawaran melatih Persegres karena kegiatannya di tim nasional usia 21 masih longgar. Secara resmi, ia bersama Aji Santoso masih mengarsiteki tim nasional U-21. “Untuk sementara, memang saya rangkap,” kata dia.

    KUKUH S WIBOWO

    Topik terhangat: Partai Demokrat || Agus Martowardojo || Serangan Penjara Sleman || Harta Djoko Susilo || Nasib Anas

    Baca juga:
    SBY Keseleo Lidah, Mencoreng Jadi Menggoreng
    Ini Kelebihan dan Kelemahan Pengadilan Militer
    Ini Rencana Ahok Soal Menggaji Pemulung
    TNI Tegaskan Investigasi Cebongan Selesai
    Polisi Endus Penyerang Cebongan dari Ponsel?


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Revisi UU ITE Setelah Memakan Sejumlah Korban

    Presiden Jokowi membuka ruang untuk revisi Undang-Undang Informasi dan Transaksi Elektronik, disebut UU ITE. Aturan itu kerap memicu kontroversi.