Maldini: Klub Italia Butuh Uang

Oleh :
  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Paolo Maldini. REUTERS/Valentin Flauraud

    Paolo Maldini. REUTERS/Valentin Flauraud

    TEMPO.CO, Milan - Bek legendaris AC Milan, Paolo Maldini, mengatakan klub-klub Italia membutuhkan suntikan dana segar untuk bersaing dengan klub-klub Eropa lainnya. Dalam sebuah wawancara dengan Reuters, Maldini menegaskan, yang terutama membutuhkan suntikan dana adalah klub Serie-A. “Tidak ada cara lain selain dana yang banyak,” katanya.

    Maldini memberikan contoh kekalahan Juventus di perempat final oleh Bayern Muenchen beberapa minggu lalu. Ia mengatakan kekalahan dengan agregat 0-4 itu disebabkan adanya kesenjangan dan ketidakseimbangan finansial antara Juve dan Muenchen. Hal tersebut membuat beberapa pemain Juve menjadi inferior.

    “Juventus tim besar, tetapi ketika bersaing dengan tim seperti Muenchen, Anda dapat melihat perbedaannya,” ucap Maldini.

    Undang-undang di Italia, Maldini menambahkan, masih longgar terhadap proteksi kebijakan sepak bola Italia. Seperti pembajakan cenderamata. ”Jika ke luar San Siro, Anda akan melihat orang-orang yang menjual cenderamata palsu. Itu tidak bisa dibiarkan,” kata Maldini. “Itulah salah satu penyebab klub-klub Seri-A kurang dapat pemasukan.”

    Paolo Maldini menyarankan kepada persatuan sepak bola klub Seri-A untuk belajar dari liga-liga Eropa yang mengelola klubnya dengan baik. “Agar tidak mengalami kerugian terus-menerus.”

    SKY SPORTS | REUTERS | REZA ADIYA RAMADHAN

    Berita Lainnya
    Fan Liverpool Ingin Dinner Bareng Fergie

    Fakta-fakta Menarik Jelang Fulham Vs Chelsea

    Ditahan West Ham, Fergie: MU Bermain Seperti Juara

    Inter Gagal Bersinar, Guarin Tak Akan Hengkang

    Salip MU, Real Madrid Paling Berharga


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Pemerintah Pangkas 5 Hari Cuti Bersama 2021 dari 7 Hari, Tersisa 2 Hari

    Pemerintah menyisakan 2 hari cuti bersama 2021 demi menekan lonjakan kasus Covid-19 yang biasa terjadi usai libur panjang.