Pelatih Pelita Memahami Kemarahan Pemain Persiwa

Oleh :
  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Pemain Pelita Bandung Raya Eka Ramdani berebut bola dengan pemain Persiwa Wamena Roni Firmansyah pada laga Liga Super Indonesia di Stadion Siliwangi, Bandung, Jawa Barat, (21/4). TEMPO/Prima Mulia

    Pemain Pelita Bandung Raya Eka Ramdani berebut bola dengan pemain Persiwa Wamena Roni Firmansyah pada laga Liga Super Indonesia di Stadion Siliwangi, Bandung, Jawa Barat, (21/4). TEMPO/Prima Mulia

    TEMPO.CO, Bandung - Kericuhan yang berlanjut  pemukulan wasit Muhaimin  mewarnai kemenangan Pelita Bandung Raya atas Persiwa Wamena 2-1 pada lanjutan kompetisi sepak bola Liga Super Indonesia di Stadion Siliwangi, Bandung, Ahad petang 21 April 2013. Penyerang Persiwa Pietr Rumaropen memukul wasit Muhaimin sehingga laga sempat terhenti hampir 10 menit.

    Pelatih Pelita Bandung Raya, Daniel Darko Janackovic, mengaku dapat memahami  kemarahan para pemain Persiwa Wamena yang tak menerima keputusan wasit Muhaimin. "Saya sesalkan terjadinya insiden di babak kedua. Tapi saya bisa memahami hal itu. Pemain Persiwa sangat tegang karena ada tendangan penalti lagi buat kami di babak kedua,"ujar dia dalam jumpa pers seusai laga.

    Menurut Darko Janackovic, Persiwa harus  menang setelah dikalahkan Sriwijaya FC dalam laga sebelumnya. Dia  menilai, pertandingan  Pelita Bandung melawan  Persiwa  berlangsung sengit  dan membuatnya grogi. Hal itu disebabkan di babak pertama Pelita tertinggal 0-1.

    "Di babak pertama kami juga kehilangan peluang emas gol dari tendangan penalti karena pemain kurang konsentrasi," kata dia. Tapi untunglah, anak-anak asuhannya tetap tampil spartan sehingga mampu merebut kemenangan di babak kedua. "Anak-anak tampil penuh semangat," kata dia.

    Persiwa diganjar dua kali hukuman  tendangan penalti  oleh wasit Muhaimin. Tendangan penalti  pertama terjadi pada menit ke-12 setelah salah satu pemain Persiwa melakukan pelanggaran di dalam kotak terlarang.

    Tak cuma itu di babak pertama, tepatnya di menit ke-41, Persiwa harus kehilangan satu pemain di lini belakang. Bek Ricardo Roberto diganjar kartu merah setelah bertengkar dan menendang gelandang Pelita, Arsyad.

    Di babak kedua, setelah tuan rumah berhasil menyamakan skor 1-1 lewat gol Arsyad, Persiwa kembali diganjar hadiah tendangan penalti. Hal  Ini terjadi setelah kapten Persiwa OK John menjatuhkan bek Pelita, Nova Arianto, di dalam kotak penalti Persiwa di menit ke-80.

    Persiwa kembali kehilangan pemain dan tampil dengan hanya 9 pemain setelah menit ke-80. Penyerang senior Pietr Rumaropen diusir ke luar lapangan setelah memukul wasit Muhaimin.

    Pemukulan dipicu hukuman  penalti kedua bagi Persiwa. Buntut insiden ini, pelatih Persiwa Subangkit, tak  hadir dalam jumpa pers seusai laga.

    ERICK P. HARDI


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Cara Merawat Lidah Mertua, Tanaman Hias yang Sedang Digemari

    Saat ini banyak orang yang sedang hobi memelihara tanaman hias. Termasuk tanaman Lidah Mertua. Bagai cara merawatnya?